{"id":9572,"date":"2014-01-19T11:02:35","date_gmt":"2014-01-19T04:02:35","guid":{"rendered":"http:\/\/www.buanaindonesia.com\/?p=9572"},"modified":"2014-01-19T11:02:35","modified_gmt":"2014-01-19T04:02:35","slug":"dihipnotis-emas-12-suku-dan-uang-rp-30-juta-melayang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dihipnotis-emas-12-suku-dan-uang-rp-30-juta-melayang\/","title":{"rendered":"Dihipnotis, Emas 12 Suku dan Uang Rp 30 Juta Melayang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>PALEMBANG<\/strong>, <strong>buanaindonesia.com-\u00a0<\/strong>Naas nasib yang dialami Ngadini (63) warga kertapati ini, kehilangan 12 suku emas dan uang sebesar Rp.30 juta,<!--more-->setelah dirinya dihipnotis empat pelaku tak dikenal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Berdasarkan informasi yang dihimpun di Polresta Palembang, kejdian berawal saat, korban yang merupakan instruktur senam dan pengelola salah satu pantia asuhan di Palembang itu berniat pulang ke rumahnya setelah melatih senam di kawasan kambang iwak palembang. Saat itu, seorang pelaku yang mengaku sebagai pegawai bank menghampirinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Pelaku menghampiri ibu, dan mengatakan ingin menyumbang panti asuhan yang dikelola ibu. Tanpa curiga ibu ikut bersama keempat pelaku mengendarai sebuah mobil. Saat di perjalanan, itulah ibu dihipnotis pelaku,&#8221; kata salah seorang anak korban yang dikonfirmasi di Mapolresta Palembang saat mendampingi ibunya melapor.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Lebih lanjut diceritakannya, saat mendekati rumah korban, pelaku memerintahkan korban untuk mengambil uang dan perhiasanya. Sementara pelaku menunggu di dalam mobil yang berjarak sekitar 200 meter dari rumah korban.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Karena dalam pengaruh hipnotis, ibu pulang mengambil uang panti sebesar Rp. 30 juta dan perhiasan emas seberat 12 Suku yang kemudian diserahkan kepada pelaku. Setelah menerima uang dan perhiasan dari ibu empat pelaku langsung kabur mengendarai mobilnya. Sementara ibu baru sadar kalau dia sudah ditipu setelah satu jam,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kasat Reskrim Polresta Lalembang Kompol Djoko Julianto saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. Menurutnya, saat ini pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap empat pelaku. &#8220;Laporan korban sudah kita terima, saat ini kita masih melakukan pengejaran pelaku. Mudah-mudahan dalam waktu dekat pelaku bisa kita tangkap,&#8221; katanya. <em><strong>(tim)<\/strong><\/em><\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-9572\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dihipnotis-emas-12-suku-dan-uang-rp-30-juta-melayang\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-9572\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dihipnotis-emas-12-suku-dan-uang-rp-30-juta-melayang\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, buanaindonesia.com-\u00a0Naas nasib yang dialami Ngadini (63) warga kertapati ini, kehilangan 12 suku emas dan uang sebesar Rp.30 juta,<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-9572\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dihipnotis-emas-12-suku-dan-uang-rp-30-juta-melayang\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-9572\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dihipnotis-emas-12-suku-dan-uang-rp-30-juta-melayang\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":5,"featured_media":9573,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[19],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dihipnotis-emas-12-suku-dan-uang-rp-30-juta-melayang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dihipnotis, Emas 12 Suku dan Uang Rp 30 Juta Melayang - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PALEMBANG, buanaindonesia.com-\u00a0Naas nasib yang dialami Ngadini (63) warga kertapati ini, kehilangan 12 suku emas dan uang sebesar Rp.30 juta,\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dihipnotis-emas-12-suku-dan-uang-rp-30-juta-melayang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-01-19T04:02:35+00:00\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dihipnotis-emas-12-suku-dan-uang-rp-30-juta-melayang\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dihipnotis-emas-12-suku-dan-uang-rp-30-juta-melayang\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dihipnotis-emas-12-suku-dan-uang-rp-30-juta-melayang\/\",\"name\":\"Dihipnotis, Emas 12 Suku dan Uang Rp 30 Juta Melayang - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dihipnotis-emas-12-suku-dan-uang-rp-30-juta-melayang\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2014-01-19T04:02:35+00:00\",\"dateModified\":\"2014-01-19T04:02:35+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/e1bfb7f65c7394cae9389d61fb9a1c9a\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dihipnotis-emas-12-suku-dan-uang-rp-30-juta-melayang\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/e1bfb7f65c7394cae9389d61fb9a1c9a\",\"name\":\"Koresponden\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/76f3b7852ae383e956870dba0654cb91?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Koresponden\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":17775,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dihipnotis-warga-brunei-tabungan-guru-sma-habis-hingga-rp-853-juta\/","url_meta":{"origin":9572,"position":0},"title":"Dihipnotis Warga Brunei, Tabungan Guru SMA Habis hingga Rp 85,3 Juta","date":"3 April 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG,Buanaindonesia.com-Naas dialami Kaisar (48), guru SMA di Palembang. Dia harus kehilangan uang tabungannya sebanyak Rp 85,3 juta setelah dikuras dua orang pelaku, salah satunya mengaku warga negara Brunei Darussalam bernama Sultan. Peristiwa itu terjadi ketika korban yang tinggal di Jalan Lunjuk Jaya, Lorong Teratai, Ilir Barat I, Palembang, baru saja\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":2580,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/apes-uang-ratusan-juta-emas-puluhan-suku-raib-digondol-rampok-ini-ceritanya\/","url_meta":{"origin":9572,"position":1},"title":"Apes, Uang Ratusan Juta &amp; Emas Puluhan Suku Raib Digondol Rampok, ini Ceritanya","date":"31 Juli 2016","format":false,"excerpt":"MUARA ENIM, Buanaindonesia.com - Apes menimpa Mursalin (35), warga Dusun 1 Desa Gumay Kecamatan Gelumbang Muara Enim. Dirinya menjadi korban perampokan dengan kekerasan, Sabtu (30\/07\/2016) lalu dirumah pribadinya. Perampok membawa harta benda korban, berupa uang sebesar Rp 900 juta dan perhiasan emas sebanyak 40 suku emas.\u00a0Saat ini, para pelaku perampokan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ragam peristiwa&quot;","img":{"alt_text":"Uang Ratusan Juta & Emas Puluhan Suku Raib Digondol Rampok, ini Ceritanya","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/07\/pintu-rumah-hancur-didobrak.jpg?fit=640%2C400&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":21958,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/residivis-hipnotis-kembali-dibekuk\/","url_meta":{"origin":9572,"position":2},"title":"Residivis Hipnotis Kembali Dibekuk","date":"12 November 2015","format":false,"excerpt":"LUBUKLINGGAU, Buanaindonesia.com - Tidak jera, setelah menjalani hukuman penjara selama 3 bulan karena kasus penipuan dengan modus hipnotis pada tahun 2007 lalu, Mustopa alias Topet (58), warga RT 08 Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Barat II kembali berulah, dan akhirnya dibekuk polisi. Mustopa alias Topet diketahui memang sering beraksi di\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Lubuk Linggau&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/11\/share.jpg?fit=640%2C350&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":57799,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/6-pelaku-perampokan-toko-sembako-ditangkap\/","url_meta":{"origin":9572,"position":3},"title":"6 Pelaku Perampokan Toko Sembako Ditangkap","date":"3 Juni 2024","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG - Tim Unit IV subdit III jatanras Polda SumSel menangkap para pelaku perampokan toko sembako di Jalan Pangeran Ayin, Kelurahan Kenten Laut, Banyuasin, pada 26 mei 2024 sekitar pukul 00:30 wib yang lalu. Para pelaku ditangkap dirumahnya masing masing di kawasan 15 ulu kecamatan jakabaring Palembang, minggu malam\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Kriminal&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2024\/06\/WhatsApp-Image-2024-06-03-at-06.57.00-e1717424295961.jpeg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":53259,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pasangan-suami-istri-di-banyuasin-ini-meregang-nyawa-setelah-dianiaya-perampok-uang-ratusan-juta-raib\/","url_meta":{"origin":9572,"position":4},"title":"Pasangan Suami-Istri Di Banyuasin Ini, Meregang Nyawa Setelah Dianiaya Perampok, Uang Ratusan Juta Raib","date":"12 Oktober 2022","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN,- Naas dialami Sunardi Bin Singo, (55) dan Istrinya Sri Narti Binti Jamin (50) warga Dusun III Jalur 15 Desa Nunggal Sari Kecamatan Pulau Rimau Kabupaten Banyuasin. Pasalnya, kedua pasangan ini menjadi korban kekejaman perampok yang menguras harta bendanya.\u00a0 Dari informasi yang didapat dilapangan, kedua korban mengalami luka di\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2022\/10\/IMG-20221012-WA0020.jpg?fit=1200%2C900&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":20244,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/gara-gara-emas-imitasi-penjambret-nyaris-tewas-dihajar-massa\/","url_meta":{"origin":9572,"position":5},"title":"Gara-gara Emas Imitasi, Penjambret Nyaris Tewas Dihajar Massa","date":"31 Juli 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG,Buanaindonesia.com-Lantaran kepergok berusaha menjambret kalung milik seorang ibu rumah tangga, Cecep Faisol (40) nyaris tewas dihajar massa. Ternyata kalung yang hendak dijambretnya itu bukan emas melainkan imitasi. Peristiwa itu bermula saat pelaku yang tinggal di Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, masuk ke pekarangan rumah dan melihat korban,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Hukum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/07\/317Kemuning-20150731-00822.jpg?fit=620%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9572"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9572"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9572\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9573"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9572"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9572"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9572"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}