BUANAINDONESIA.COM, ACEH– Setelah sekian lama menunggu kepastian status dari pemangku jabatan di kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pasca Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten ( RAPBK) diperbubkan, kini tenaga kontrak di Abdya kembali dirundung dengan rasa kekecewaan yang mendalam.
Pasalnya, tersebar kabar bahwa Pemkab setempat hanya membayar honor tenaga kontrak dan honorer yang bekerja di lingkungan kantor pemerintahan kabupaten itu yang terhitung mulai dari bulan Mei hingga Desember 2016 saja,namun untuk honor bulan Januari hingga April 2017 tidak dibayarkan.
Kondisi ini tentunya sangat memprihatinkan bagi masyarakat yang bekerja sabagai tenaga kontrak/honorer yang mengabdi sebagai abdi Negara, mengingat jerih payah yang mereka kerjakan terkesan terabaikan.
”Hal ini tentu sangat mengecewakan, setelah menunggu lama status kami sebagai tenaga kontrak dan honor, bukan angin segar yang kami dapatkan, malah hanya cuman harapan yang tidak pasti yang diberikan oleh orang nomor satu di abdya,seharusnya pemerintah juga bertanggung jawab dengan hal ini.’’katanya.salah seorang tenaga honor yang tidak mau disebut namanya.,Rabu 8 Maret 2017.
Senada dengan itu,kekecewaan ini juga dirasakan tenaga kontrak/honorer lainnya,Rini ,yang sangat mengharapkan pemerintah dapat membayarkan honor dari mulai dari bulan Mei hingga Desember 2017 ,dan juga untuk gaji honor bulan Januari hingga April 2017 tidak dibayarkan.
Lebih lanjut disampaikannya, jika kita bandingkan dengan upah yang diberikan tidak sesuai dengan apa yang kami dapatkan, kami sangat mengharapkan agar honor bulan Januari hingga April 2017 juga dapat dibayarkan.
“sehingga dengan dibayarnya gaji untuk bulan ini sedikit bisa meringankan beban kehidupan kami yang kesehariannya harus mencari kerja sampingan untuk menutupi kebutuhan hidup sehari-hari.” tutupnya.










