BUWNAINDONESIA.CO.ID, ACEH JAYA – Keharuan serta Isak tangis menyambut kedatangan jenazah Muhammad Zubir (30), di rumah duka, Gampong Babah Ie, Dusun Rambot Bungkok, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, Senin 30/10/17 sekitar pukul 23.30 Wib.
Sebelumnya Almarhum bekerja di Malaysia, tewas mengenaskan ditembak orang tak dikenal, dengan luka tembak di kepala. Diduga dilakukan oleh bodyguard bayaran sang istri.
Kedatangan jenazah M.Zubir, didampingi langsung Perwakilan Pemerintah Aceh, Drs. Alhudri. MM, Kepala Dinas Sosial, Sudirman Anggota DPD – RI, BNP2TKI Aceh, beserta rombongan.
Amatan media di rumah duka, setiba jenazah di Gampong Babah ie, pihak keluarga beserta unsur Pemerintah Kabupaten, telah menunggu kedatangan jenazah almarhum M. Zubir.
Serah terima jenazah dilakukan oleh Kepala Dinas Sosial Pemerintah Aceh, Alhudri, mewakili Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Wakil Gubernur.
Jenazah diterima langsung oleh Bupati Aceh Jaya, H.T. Irfan Tb, Wakil Bupati Tgk. Yusri, unsur SKPK, Forkopimda Aceh Jaya, Rapi Aceh Jaya, serta Tagana Aceh Jaya.
Alhudri, kepada pihak keluarga menyampaikan agar tabah menghadapi musibah ini. Semua ini adalah cobaan yang kita hadapi.
“Siapapun orangnya tidak akan mau keluarganya menerima kejadian seperti ini”, ujar dia, seraya menyerahkan santunan dari Pemerintah Aceh, kepada pihak keluarga almarhum.
Pemerintah Aceh, tegas Alhudri, meminta kepada Pemerintah Diraja Malaysia, untuk dapat mengungkap kasus yang terjadi ini.
“Terkait tewasnya almarhum di negeri jiran, satu sisi kita menganggap ini musibah. Disatu sisi lain kita berharap, dalam hal ini Pemerintah Aceh meminta pada Pemerintah Malaysia mengusut sampai tuntas. Kejadian ini. Sehingga jelas”. Kata dia.
Masih kata Alhudri, kalau bisa ini yang pertama dan ini yang terakhir, jangan terulang lagi. Masalah siapa pelakunya dalam hal ini, dia belum bisa memastikan siapa terduga pelaku pembunuhan tersebut, karena ini masih dalam pemeriksaan pihak terkait.
Tentang ranah hukum, kita tidak bisa menebak – nebak, sebut ia. Saudara kita, negara tetangga kita Malaysia, dalam hal ini mereka juga sama seperti kita. Persoalan hukum ini harus tuntas, tidak bisa separuh – paruh.
Sejauh ini kasus pembunuhan yang terjadi sedang disidik, ungkap Alhudri. Terkait barang bukti yang ditemukan juga belum bisa dipastikan, apa saja yang telah ditemukan, kata dia kepada awak media.
Sedangkan untuk kepulangan Syahrul Ramadhan beserta istri, tambah dia. Pihak pemerintah, baik pusat dan daerah, bersama KJRI, BNP2TKI, serta Senator Sudirman, akan segera menjemput mereka di Batam, Kepulauan Riau, dalam waktu dekat ini.
“Kita sedang menunggu hasil selesainya penyelidikan terkait tewasnya almarhum. Saat ini Syahrul Ramadhan, adik kandung Zubir, masih diambil keterangannya sebagai saksi”.
Saya, sebut Alhudri, mewakili Pemerintah Aceh, mengucapkan terimakasih yang tak terhingga, kepada Pemerintah Malaysia, seluruh masyarakat Aceh di sana, mereka tanpa surut turut membantu hingga selesainya pemulangan jenazah ke tanah air.
Juga kepada Anggota DPD RI Sudirman, yang tidak pernah lelah, terus berkomunikasi baik kepada kami, maupun pihak – pihak lainnya di sana, tutup Drs. Alhudri. MM
Sementara H.T. Irfan Tb, mewakili pemerintah Kabupaten dan secara pribadi mengucapkan bela sungkawa yang sedalamnya kepada pihak keluarga almarhum. Bagi keluarga yang ditinggal, semoga tabah menghadapi cobaan ini.
“Kepada pihak – pihak yang telah membantu proses pemulangan jenazah ini, saya selaku Bupati Aceh Jaya, menghaturkan terimakasih setinggi – tingginya. Khususnya, kepada Pemerintah Aceh, Dinas Sosial Aceh, dan Anggota DPD RI Sudirman, serta rekan – rekan lainnya, yang telah membantu warga Aceh Jaya, dalam musibah ini”. tambahnya.
Dijelasknanya, Permasalahan TKI ranahnya ada di Pusat dan Provinsi. Meski demikian pihaknya berharap kepada warga Aceh Jaya untuk melengkapi dokumen saat akan bekerja ke luar negeri. “Berusahalah, bila bekerja diluar sana, menggunakan kelengkapan dokumen sah,.” pesan Irfan Tb.








