Pemkab Aceh Jaya Laksanakan Pengobatan Masal

10.179 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH JAYA – Bupati Teuku Irfan TB, bersama unsur Forkopimda serta dinas terkait melakukan kunjungan kepada warga masyarakat di beberapa titik lokasi yang terkena dampak banjir, diantaranya Kecamatan Pasie Raya dan Kecamatan Teunom, Sabtu (20/09/18).

Amatan buanaindinesia di lokasi, kegiatan kunjungan itu diisi juga dengan pengobatan masal. Untuk mencegah Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit pasca banjir yang terjadi di Aceh Jaya, beberapa waktu lalu.

Teuku Irfan, kepada awak media menuturkan, kegiatan pengobatan masal itu bertujuan untuk mencegah terjadi Kejadian Luar Biasa ( KLB) pasca banjir.

“Selain melakukan pengobatan massal, kunjungan ini, bertujuan untuk memonitoring dan mengecek langsung berbagai keluhan masyarakat yang terjadi saat banjir lalu, di delapan desa. Empat desa di Kecamatan Teunom, serta empat desa lagi di Kecamatan Pasie Raya”, kata Bupati.

Selain itu, sambung Bupati, pihak Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya, juga melakukan penyaluran bantuan kepada dua kecamatan pasca banjir. *Dan besok juga akan dilanjutkan kepada kecamatan lainnya. Sebelumnya pihak pemda juga telah melakukan penyaluran bantuan masa panik ke sejumlah kecamatan, dan Aceh Jaya saat ini masih dalam status tanggap darurat banjir”, tambah Irfan TB.

Dari hasil monitoring bersama saat pengobatan massal, sambung Irfan, pihaknya menemukan berbagai keluhan dari warga seperti gatal-gatal, sesak, sakit pinggang dan rematik.

Sementara, Aisyah, 48 tahun warga masyarakat di lokasi pengobatan kepada buanaundonesia, mengaku mengalami gatal – gatal di kaki dan tangannya, “Alhamdulilah dengan adanya kegiatan ini, kami masyarakat sangat bersyukur, jadi penyakit yang datang pasca banjir kepada kami, bisa terobati dengan adanya kegiatan ini. Orang – orang tua yang sudah usia ujurpun, tidak harus jauh untuk datang berobat. Pengobatan masal ini, sangat membantu kami”, tutup dia.

Turut hadir dalam pengobatan massal ini, Dandim, Kapolres, Direktur RSUD TU, Kadis PUPR, Kepala BPBK, Kepala Satpol PP/WH dan Muspika di dua kecamatan

Bagaimana Menurut Anda?