BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH JAYA – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Aceh Jaya, melaksanakan Dialog Politik bersama tokoh masyarakat, Caleg DPRK DPRA, LSM dan Pengurus Partai Politik, baik lokal dan nasional, Kamis, (13/12/2018) bertempat di Aula Setdakab, lantai II, Kantor Bupati Aceh Jaya.
Wakil Bupati Aceh Jaya, Tgk. Yusri Sofyan, disela pembukaan Dialog Politik bersama Tokoh masyarakat, mengatakan, dengan adanya kegiatan itu, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman politik dan partisipasi masyarakat dalam memberikan hak pilihnya pada Pemilu mendatang.
“Dengan tingginya tingkat partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Pemilu , diharapkan semua yang akan terpilih nantinya, sesuai dengan aspirasi dan kehendak rakyat Itu sendiri. Sehingga Kebutuhan yang kita harapkan dalam rangka membangun Kabupaten Aceh Jaya, akan terealisasi secara merata, karena memiliki perwakilan di setiap masing – masing daerah pemilihan”. Katanya.
Selain itu, kata Wakil Bupati Aceh Jaya, kegiatan ini sangat penting dilaksanakan, karena dengan adannya jegiatan ini, kita telah menyediakan ruang dan kesempatan kepada tokoh masyarakat, LSM, para imum mukim, geutjhik, untuk berdialog dan berdiskusi langsung menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah daerah serta Partai Politik sebagai peserta Pemilu yang hadir.
Amatan media, dalam kegiatan Dialog Politik yang dipandu oleh Saifuddin SH MA, berlangsung alot, berbagai tanggapan serta masukan dilontarkan, seperti yang diutarakan oleh salah satu peserta dialog, Dra. Mutia Anzib, Ketua Partai Nasdem Kabupaten Aceh Jaya, pentingnya keterwakilan anggota legeslatif dari masing-masing dapil yang benar-benar nantinya jika terpilih menjadi wakil rakyat, dapat memperjuangkan kepentingan rakyat dalam peningkatan sumber daya daerah melalui pemberdayaan SDM, “Hal itu bisa dilakukan baik melalui Home Industri kepada kaum perempuan dalam peningkatan perekonomian dan program pemberdayaan rakyat lainnya yang disalurkan melalui dana aspirasi Dewan”. Katanya.
Dana aspirasi itu lanjut Mutia, harus benar-benar sampai kepada masyarakat sesuai alokasi anggaran yang telah dianggarkan. Sehingga kata dia, masyarakat dapat merasakan dari sumber dana aspirasi tersebut. “Wakilnya di lembaga legislatif nanti, Caleg Parpol yang terpilih harus dapat memenuhi kepentingan masyarakat sesuai dengan janji politik mereka”, tandas Mutia Anzib.








