ACEH UTARA, Buanaindonesia.com – Diduga ada pemotongan dana non kapitasi (uang jasa pelayanan) sebesar 30% dari dasar total dana sekitar 100 juta lebih, di puskesmas sawang kabupaten Aceh Utara. Dugaan pemotongan dilaukan dengan alasan untuk membeli obat di IGD. padahal, untuk belanja obat dan yang lainnya sudah ada anggaran tersendiri. Akibatnya, bisa terjadi tumpang tindih anggaran sehingga berpotensi adanya korupsi.
Kepala puskesmas sawang dr.juniar saat dikopirmasi tidak mau memberi keterangan yang jelas. Dengan berdalih, kurang sehat dan baru pulang dari rumah sakit.
Di tempat terpisah sekretaris Dinas Kesehatan Aceh Utara Dr.khalmida menyakatan. dana non kapitasi adalah uang jasa pelayanan yang direalisasikan untuk pembayaran upah kerja pelayanan medis, “contohnya, orang melahirkan, biayanya diambil dari dana tersebut “ujarnya.(Nurul)








