Gampong Keude Teunom, Sukses Dengan Program BUMG

24.346 dibaca

BUANAINDONESIA.C0M, ACEH – Gampong Keude Teunom, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya, unggul dengan program BUMG (Badan Usaha Milik Gampong) yang dimiliki.

Usaha milik gampong tersebut berdiri pada Tahun 2015, dan resmi mempunyai legalitas hukum pada tahun 2016, yang mana berdirinya BUMG ini, bersumber dari dana ADG (Anggaran Dana Gampong), yang saat ini masih bergerak pada satu bidang penjualan air minum isi ulang saja.

Rencananya, sebut pengurus BUMG, program ini akan dilanjutkan dengan tiga usaha lagi yang akan dikembangkan,  yang mana saat ini, usaha tersebut masih dalam proses pembahasan dalam rapat gampong.

Jelas salah satu pengurus BUMG keude teunom, kepada buanaindonesia, Rabu, 29 Maret 2017, Stand Pameran Piasan Raya, Lapangan bola kaki, Keude Teunom, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya.

Disela Acara, Camat Teunom Abdul Azis. SE, menyampaikan kepada media ini, tentang BUMG yang ada di Kecamatannya, terang Camat, BUMG itu harus ada disetiap gampong, anggarannya bersumber dari ADG, jenis usaha ini pun berbeda-beda.

Bisa dalam bentuk simpan pinjam, atau penjualan isi ulang air minum, seperti yang ada di keude teunom, tuturnya, untuk teunom sendiri kata Abdul Azis, badan usaha yang sudah resmi berdiri, hanya baru air isi ulang ini saja, ucapnya.

Tetapi, lanjut dikatakannya, untuk BUMG  kalau bisa di setiap gampong harus ada, pada Kecamatan Teunom. Wacananya pengembangan BUMG ini, sepenuhnya ditangani oleh pihak Aparatur Gampong, seperti Geuchik (Kades).

Kata Abdul Azis, kita tidak bisa intervensi tentang perkembangan usaha mereka, apakah itu berbentuk badan usaha maupun simpan pinjam, semua tergantung kepada geuchik gampong masing-masing, jelasnya.

Setahu dirinya, program lainnya yang akan dibangun gampong adalah sebuah koperasi, jelas dikatakan, dengan adanya koperasi nantinya akan masuk pada badan usaha dan mengarah kepada usaha simpan pinjam.

Lanjut dikatakan, hal tersebut masuk ke dalam target program kemajuan gampong. Ujar ia, kita usahakan koperasi-koperasi yang dibawah BUMG akan sukses dan dapat berjalan,

“kita lihat nanti, apakah itu simpan pinjam, atau koperasi, bisa maju atau tidak, semua kita arahkan kepada koperasi” pungkas Camat. Jelas ia, dalam hal peningkatan ekonomi yang sedang dibangun bermacam ragam.

Khususnya masyarakat teunom, yang sedang digalakan saat ini, di gampong-gampong, pada Kecamatan Teunom dalah sawit, sedangkan untuk kota kecamatan adalah sektor koperasi.

Tambah Camat, pihaknya juga akan mengangkat kembali tentang sejarah di Aceh Jaya, khususnya Kecamatan Teunom, publikasi tentang sejarah dibangkitkan, cerita tentang sejarah Kerajaan Teunom di buka kembali, supaya dikalangan Aceh Jaya sendiri, maupun Provinsi Aceh tahu, bahwa di teunom ini dahulunya punya sebuah Kerajaan juga kekuatan.

Ulang Abdul Azis,”tentang sejarah Kerajaan ini kita bangkitkan kembali kepada masyarakat, dan dapat dikembangkan serta ditelusuri lagi jejak-jejaknya”, tutup Camat Teunom kepada media ini.

Bagaimana Menurut Anda?