BUANAINDONESIA.COM, ACEH – Kenderaan Colt Diesel yang membawa ber ikan dari Medan menuju Subulussalam patah askeka Selasa 05/04/17) kemarin. Akibatnya, hingga Rabu pagi kemacetan panjang masih terjadi.
Salah seorang supir angkutan yang membawa unggas ayam merah dari Medan menuju Subulussalam mengatakan, kemacetan diperparah Karna adanya kendaraan Simpati Star dari arah Subulussalam yang coba melewan colt Diesel tersebut tapi malah terperosok ke bibir jurang sungai Lae Kombih. Sehingga, kenderaan besar super tangki dan tronton tidak bisa melewati jalan tersebut..
Sementara itu Seorang warga masyarakat Desa Tanjung Mulia A.Manik mengatakan keadaan jalan lintas Propinsi sudah bertahun-tahun rusak namun sepertinya dibiarkan oleh pemerintah setempat.
“Kondisi ini sudah kita sampaikan ke Dinas PU Pakpak Barat tapi tidak ada tanggapan. Tentunya, kami sangat menyayangkan dengan kondisi jalan ini. tidak diperbaiki, apakah karena desa kami yang paling ujung diperbatasan Aceh, sehingga pemerintah setempat malas-malasan memperbaikinya, pernah diperbaiki tapi tambal sulam.
Sementara disebagian ruas jalan tersebut dibeberapa titik di desa lain sudah mulus, mengapa disini tidak. Jika terus begini mungkin kami akan lakukan aksi mendatangi Kantor Bupati ujarnya








