
BUANAINDONESIA.COM, ACEH – Plt Sektaris Daerah Aceh Utara Plt. Sekda Abdul Azis, memberikan pembekala kepada 1704 (seribu tujuh ratus empat) Pemuda berkarakter, kegiatan pembekalan tersebut bertempat Auditorium Kampus Politeknik ( Poltek ) Lhokseumawe, Rabu 12 April 2017.
Amatan Media dilokasi Pembekalan, tampak hadir dalam Acara tersebut Plt Sekdakab Aceh Utara Abdul Azis, motivator Nasional Nanang Qosim, Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Aceh Utara, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), dan Muspika di dua Puluh tujuh Kecamatan di Kabupaten Aceh Utara.
Ketua Panitia Pelaksana yang juga menjabat sebagai Ketua Dpd Knpi Aceh Utara H. Anwar Puteh, menyebutkan, tujuan pelantikan dan pembekalan itu, untuk agar para Pemuda di Aceh Utara berakhlakul Karimah, sehat dan bebas Narkoba, mandiri dan kuat dalam menghadapi berbagai tantangan, sebutnya dihadapan ribuan Pemuda-Pemudi se-Aceh Utara serta Mantan Ketua dan Sekretaris DPD Knpi Aceh Utara H. Terpiadi A. Majid.
Sementara itu Plt. Sekda Aceh Utara Abdul Azis Midat dalam arahannya meminta, kepada pemuda berkarakter yang telah dilantik dan telah mengikuti pembekalan, dengan telah terlaksananya kegiatan ini, Abdul Azis berharap agar seribu tujuh ratus empat pemuda yang telah direkrut dari dua puluh tujuh Kecamatan di Aceh Utara dapat menjadi model, gaya hidup yang baik, dan berakhlatul karimah di tengah-tengah masyarakat nantinhya.
Lamjud Sekda, mereka juga menjadi mitra Pemerintah baik di kegiatan sosial Keagamaan, juga yang sangat penting adalah mencegah terjadinya pelangaran-pelangaran terhadap Syarari,at Islam di Aceh, Khususnya Aceh Utara, seperti perdagangan Narkoba, mencegah terjadinya pergaulan bebes untuk putra-putri yang akan menjadi generasi penerus bangsa.
Plt Sekda juga berharap, ke seribu tujuh ratus empat pemuda berkarakter ini dapat menjadi pilar untuk kegiata-kegiata Keagamaan di daerah, seperti mendirikan shalat berjamaah, pada setiap waktu salat, membuat pengajian dan mengajak semua pemuda untuk mengikuti pengajian, yang tujuannya untuk menyelamatkan generasi kedepan dari pengaruh buduya-budaya asing yang mulai mengancam moral generasi Bangsa kedepan.











