Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Gelar Lomba Bercerita

9.318 dibaca
Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Gelar Lomba Bercerita

Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Gelar Lomba BerceritaBUANAINDONESIA, LHOKSUKON – Dalam rangka meningkatkan minat baca masyarakat di kabupaten Aceh Utara, Dinas Perputakaan dan Kearsipan (DPK) menyelenggarakan lomba bercerita, mulai Rabu- Sabtu (03-06/05/2017) di aula DPK Lhoksukon

Ketua panitia, Saiful,S.Sos,MM, menjelaskan, peserta lomba cerita rakyat  diikuti tiga jenjang pendidikan yaitu tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI)/Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Aceh Utara. Dengan rinciannya SD 15 peserta dan MI 8 peserta.  “tujuan dari lomba ini untuk mengembangkan kemampuan dan menumbuh rasa kekaguman siswa kepada khasanah budaya bangsa, dan untuk berkembangnya potensi siswa agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab.”harapnya.

Dikatakannya, Dalam setiap tahun DPK memang rutin mengadakan lomba bercerita untuk anak. Untuk Materi lomba, kata dia, khusus yang bersumber dari buku cerita rakyat yang berasal dari daerah Aceh atau budaya lokal yang mengandung nilai kepahlawanan atau legenda. Dimana kegiatan lomba itu untuk memberikan motivasi baik kepada siswa hingga kalangan masyarakat untuk giat membaca, sebab membaca buku merupakan jendela dunia.

“Untuk itu, kita mengimbau kepada kepala sekolah untuk terus mengali dan melahirkan siswa berprestasi sesuai dengan potensi yang dimiliki,”tandasnya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Aceh Utara, Ir.Muhammad Natsir, MP dalam sambutannya mengatakan pelaksanaan kegiatan lomba bercerita merupakan marupakan agenda rutin setiap tahun dan berjuang hingga ke tingkat nasional, lomba ini penting untuk mengabadikan cerita rakyat yang berkembang di masing-masing daerah. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kreatifitas anak didik. Kedepan lomba serupa akan terus digencar guna mengembangkan bakat dan minat yang kian rendah.

“Melalui perlombaan-perlombaan tersebut dapat mengembangkan minat baca anak-anak yang semakin rendah dan meningkatkan pengunjung membaca di Kantor Perpusatakaan dan Kearsipan,” harapnya.

Bagaimana Menurut Anda?