Jalur Alternatif Medan Aceh Menuai Kendala

11.459 dibaca
Jalur Alternatif Medan Aceh Menuai Kendala

BUANAINDONESIA.CO.ID, BIREUN – Jalur Alternatif Medan menuju Aceh dan sebaliknya menuai masalah. Pasalnya jalan alternatif yang disediakanh pemerintah kabupaten Bireun Pasca Pembongkaran Jembatan Krueng Tngkeum, Kuta Blang, Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireun, terlalu sempit, sementara kendaraan yang lalu lalang banyak kendaraan tronton. Akibatnya, banyak kendaraan tergelincir keluar badan jalan. Hingga menimbulkan kemacetan

Seperti yang terjadi hari ini Minggu 21 Mai 2017, satu Mobil Truck Tronton yang melintas dari jalur arternatif itu, terperosot di simpang Cot Mee, atas kejadian itu berdampak pada kemacetan panjang, bahkan antrian kenderaan yang ingin melintas dari jalur tersebut mencapai empat kilo meter (4 KM).

Salah seorang warga di lokasi saat diwawancarai media ini menyebutkan, kejadian seperti serupa sudah sering terjadi di jalur arternatif itu. “bahkan, dalam satu minggu bisa dua atau tiga kali kejadian,” katanya.

Menurutnya, jalan arternatif yang di lalui kenderaan terlalu sempit apa lagi jalur tersebut dilewati berbagai jenis kederaan dari roda dua, mobil pengangkut barang (Truck) hingga mobil penumpang, baik L 300 (Trevel), atau Bus, terkadang para pengemudi, sering mendahului di jalur yang sempit, “makanya kejadian seperti ini sering terjadi,” imbuhnya.

Diterangkannya, pembongkaran jembatan sudah dua bulan yang lalu, tapi belum terlihat tanda-tanda jembatan segera di perbaiki dalam waktu dekat ini, “bila pemerintah tidak melakukan pelebaran badan jalan pada jalur arternatif ini, maka kita khawatikan akan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan kedepan,” imbuhnya.

Bagaimana Menurut Anda?