SK Pengankatan Tenaga Kontrak di RS Cut Mutia Buat Kecemburuan

27.077 dibaca
Pengangatan Tenaga Kontrak RS Cut Mutia di Duga Bermasalah
Rumah sakit Cut Mutia

LHOKSEUMAWE, Buanaindonesia.com – Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara, yang saat ini berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) terletak di Jalan Lintas Medan – Banda Aceh memiliki ratusan tenaga kerja. Baik yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), honorer, maupun tenaga kontrak.

Terkait tenaga kontrak di rumah sakit, belum lama ini Pemerintah Kabupaten setempat telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani oleh bupati setempat, yang berisi tentang pengangkatan tenaga kontrak di lingkungan Lembaga Teknis Kabupaten Aceh Utara itu. Sayangnya, Didalam SK tertanggal 1 April 2016 itu, tercantum beberapa nama tenaga kontrak yang notabene belum lama bekerja secara sukarela di rumah sakit tersebut. Ini tentunya membuat kecemburuan sosial diantara sesama tenaga kontrak. Sebab ada tenaga kerja sukarela yang telah mengabdi bertahun-tahun, tetapi tidak mendapatkan kesempatan untuk diangkat menjadi tenaga kontrak.

Dari Informasi yang berhasil dihimpun, diantara tenaga kontrak yang diangkat tersebut terdapat nama-nama yang diduga merupakan keluarga pejabat dirumah sakit itu. Nama-nama itu dinilai belum pantas untuk diangkat sebagai tenaga kontrak. karena, belum lama mengabdi.

Selain itu juga, terdapat beberapa nama lainnya yang juga diduga memiliki hubungan keluarga dengan pejabat teras Pemkab Aceh Utara.

“Masih banyak tenaga sukarela yang telah lama mengabdi dan lebih pantas untuk di angkat menjadi tenaga kontrak, dibandingkan mereka yang belum lama menjadi tenaga sukarela,” ujar sumber yang berasal dari lingkungan rumah sakit ini.

Sementara itu, Kepala Tata Usaha RS Cut Meutia, Saiful, saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon, Kamis, 21 Juli 2016, meminta wartawan untuk menanyakan langsung pada wakil direktur Rs Cut mutia, Sumarni Skm, namun sayang, saat di jumpai di Rs cut Mutia, Sumarni enggan memberi komfirmasi. malah, mengarahkan wartawan untuk menjumpai Kepala Bagian tata usaha yang sekaligus menjabat sebagai humas Rs Cut Mutia(saipul).

Sementara saipul saat di hubungi kembali tidak mau menanggapi. Dengan dalih, harus komfirmasi dirut dan wadir terlebih dahulu, seban dirinya baru berapa bulan bertugas di rumah sakit tersebut, pungkas nya

Bagaimana Menurut Anda?