Warga Temukan Kerangka Manusia di Aceh, Diduga Anggota Brimob

47.210 dibaca
Warga Temukan Kerangka Manusia di Aceh, Diduga Anggota Brimob

BANAINDONESIA.CO.ID, ACEH JAYA – Penemuan kerangka yang diduga Anggota Brimob adalah korban bencana alam, Tsunami Aceh tahun 2004, hilang saat bertugas di Aceh Jaya tersapu gelombang. Hampir dipastikan jumlah anggota Brimob yang hilang diperkirakan tiga orang, tetapi yang baru ditemukan hanya dua kerangka saja, 2016 tahun lalu  dan sekarang 2017, ujar salah satu sumber, Sabtu(22/7).

Kapolres Aceh Jaya AKBP Eko Purwanto, S.Ag, SH melalui Kapolsek Sampoiniet Ipda Fajriadi, SH, beberapa waktu lalu menyampaikan, Kerangka manusia tersebut ditemukan Muhammad Taufik (40), di persawahan Gampong Blang Dalam, Kecamatan Darul Hikmah, Kabupaten Aceh Jaya, saat ia sedang menggarap sawahnya dengan menggunakan cangkul, Pukul 18.00 Wib, Kamis 20 Juli, sebut Kapolsek.

Saat itu, jelas Kapolsek, Taufik melihat tulang kerangka manusia berserakan, tepatnya di dekat akar kayu mati. Lalu dia, mengumpulkan dan membungkusnya dengan kain sarung, serta membawa ke rangkang/pondok, serta melaporkan temuan tersebut kepada Aparatur Gampong.

Sebaliknya, saat temuan tersebut disampaikan oleh M. Taufik, kepada pihak Aparatur Gampong, tidak langsung melaporkan kepada pihak berwajib dikarenakan waktu yang sudah larut malam, dan belum dapat dipastikan milik siapa kerangka itu. Karena lokasi areal ditemukan adalah bekas tsunami, imbuh Kapolsek.

Lanjut Kapolsek, Jum’at 21 Juli,  pukul 08.30 WIB, aparatur gampong melaporkan penemuan tersebut ke Polsek Sampoiniet, setelah dipastikan kerangka itu adalah Almarhum Jumardi, anggota Brimob, sesuai dengan identitas atas nama Jumardi, tempat lahir di Duaroccoe 28 April 1980. Dengan alamat Desa Togu Kecamatan Cimanggis Kabupaten Depok.

Lalu Polsek setempat melaporkan ke Polres Aceh Jaya dan berkoordinasi dengan Danki Brimob Aceh Jaya.Tim gabungan yang dipimpin oleh Kapolres Aceh Jaya turun ke lokasi Tempat Kejadian Perkara, kata Kapolsek Fjriadi.

Hasil identifikasi dilokasi dan evakuasi, Tim gabungan serta masyarakat, jelas kerangka tersebut manusia. Di areal lokasi ditemukan kerangka tulang, tengkorak, gigi, baju PDL warna hijau atas nama Pier. W (Pier Watimuri) berpangkat  Baraka, celana PDL, sebuah dompet, identitas KTP atas nama Jumardi, sambung Fajriadi.

Kerangka tersebut sudah dibawa ke Banda Aceh untuk dilakukan otopsi di Rumah Sakit Bayangkara di Lam Teumen, demikian Kapolsek.

Sementara, menurut kabar yang diterima media ini, dari Kesatuan Brimob Kelapa Dua, kerangka manusia yang ditemukan tersebut positif bernama Jumardi, dari Bataliyon-C, letting 35 gelombang pertama, tutup sumber.

Menurut informasi terakhir yang diterima www.buanaindonesia.co.id, melaui Tim Medis Rs Bhayangkara, hasil  pemeriksaan awal kerangka temuan di Wilayah Polres Aceh Jaya, didapatkan tulang rahang atas dengan gigi 15, rahang bawah gigi 15, (2 gigi hilang setelah meninggal). Tulang leher dan tulang belakang, tulang bagian dada, tulang lengan atas dan anggota gerak bawah (paha).

Menurut Tim yang menemukan di TKP, tulang paha kanan berada dalam celana PDL. Di saku celana terdapat dompet dengan isi  KTP atas nama Jumardi, dikeluarkan kota depok serta KTP nama tidak tampak, dikeluarkan dari Dati 2 Wajo. Di sekitar TKP, juga ditemukan baju PDL warna hijau dengan tertera nama Pier W, pangkat Bharaka. Berdasarkan gigi, kerangka berjenis kelamin laki umur di atas 17 tahun, sebut Tim medis.

Lanjut Tim, Hari ini sabtu 22 juli 2017 akan  dilaksanakan pemeriksaan lengkap dgn melibatkan dokter gigi dan pengambilan sampel DNA atas tulang dan gigi untuk dicocokkan dg DNA keluarga diduga kerangka. Sample akan di kirim ke Lab DNA Pusdokkes polri, melengkapi data Antemortem atas terduga korban dengan berkoordinasi dengan Kasikesjas. Demikian kata Tim.

Sebelumnya tahun 2016, di tempat terpisah, Mustafa (46), warga Gampong Blang Dalam, Kecamatan Darul Hikmah, Kabupaten Aceh Jaya,  juga menemukan kerangka manusia, salah satu anggota Brimob, korban Bencana Alam Tsunami 2004.

Bagaimana Menurut Anda?