Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe Laksanakan Pelatihan Para Guru

21.050 dibaca
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe Laksanakan Pelatihan Para Guru

BUANAINDONESIA. CO. ID, LHOKSEUMAWE – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Kota Lhokseumawe laksanakan pelatihan IT untuk para Guru dan Kepala Sekolah. Pelatihan tersebut di laksanakan di empat titik, di SMKN 1, SMKN 2, SMK3, dan di gedung Hasbi Assadiqi, Kota Lhokseumawe, Senin (24/7/2017).

Acara yang di buka langsung oleh Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lhokseumawe, Drs Rusli MM, di jadwalkan akan berlangsung tiga hari itu, dan dua gelombang, serta di ikuti, oleh guru juga kepala sekolah Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidayah (MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Madrasah Sanawiyah (MTs).

Ketua Panitia pelaksana Drs ikhwansyah MA, dan juga menjabat sebagai Kabid Tenaga Pendidik dan Kependidikan di dinas Pk Kota Lhokseumawe, kepada Media menyebutkan, Kegiatan yang di ikuti oleh lima ratus perserta itu, bertujuan untuk meningkatkan potensi tenaga pendidik dalam penerapan Kurikulum 2013, (k13), khususnya pengetahuan tentang IT.

Menurutnya tenaga pendidik harus memiliki kemampuan dalam penggunaan IT sebagai media pembejaran, karena IT merupakan dalam Kurikulum 2013, merupakan salah satu indikator yang harus di kuasai oleh para guru.

“Untuk saat ini para guru disetiap sekolah yang ada di Kota Lhokseumawe, semua telah memiliki kemampuan dalam menggunakan IT, namun tidak semua guru mampu menjadikan IT itu sebagai media belajar, dari itu kita melatih mereka agar memiliki kemampuan dalam untuk meningkatkan kemampuan para guru dalam penerapan media belajar di setiap sekolah dengan metode Ilmu Technologi yang juga merupakan tuntutan dalam kurikulum 2013,” Ungkapnya.

Karena itu lanjut Ikhwansyah, para harus mampu mendesain berbagai program-program ataupun metode-metode pelajaran disekolah yang dapat menimbulkan motivasi setiap siswa untuk belajar, menurutnya yang dapat membuat semangat Siswa-Siswi sangat tergantung bagai mana bungkusan pembelajaran yang dibuat oleh para guru itu sendiri.

Dengan telah terlaksananya pelatihan ini, kita berharap dapat meningkatkan mutu pembelajaran, dan mutu pendidikan juga kelulusan di Aceh Umumnya, khususnya ksusunya di Kota Lhokseumawe, harap Ikhwansyah.

Bagaimana Menurut Anda?