Mantan Mukim Matangkuli Timu Desak Pemerintah Aceh Utara Serius Dalam Bangun Irigasi

13.202 dibaca
Mantan Mukim Matangkuli Timu Desak Pemerintah Aceh Utara Serius Dalam Bangun Irigasi

BUANAINDONESIA. CO. ID, ACEH UTARA – Muhammad Yusuf mantan Mukim Matangkuli Timu Kecamatan Pirak timu mendesak Pemerintah Aceh Utara untuk serius dalam hal pebangunan irigasi yang menghubungkan antara Kecamatan Paya Bakong dan Pirak Timu Sepanjang 16 Kilometer.

Pembangunan irigasi ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Kecamatan Pirak timu dan paya bakong yang mayoritas bekerja sebagai petani menggunakan Irigasi untuk mengairi persawahan, karnapun satu-satunya kecamatan di Aceh Utara yang belum memiliki Irigasi adalah kecamatan Pirak Timu.

Ia menilai belum terlihat keseriusan Pemerintah Aceh utara dalam membangun irigasi tersebut, pembangunan tersebut di laksanakan dengan setengah hati, ”Pembangunan irigasi di Kecamatan pirak timu memang sudah ada sebahagian kecil dari proyek yang di rencanakan itupun baru dalam tahap timbunan, bahkan di kecamatan paya bakong yang menjadi sumber pengaliran air ke kecamatan pirak timu belum ada pembangunan sedikitpun, bagaimana air bisa sampai ke pirak timu jika di sumber air belum ada pembangunan,” Tanya Muhammad Yusuf

Pihak pemerintah beralasan memiliki kendala pembebasan lahan Masyrakat yang tidak mau memberikan tanahnya dengan harga yang telah ditetapkan, “padahal di pihak Masyarakat sendiri sudah mau menjual tanah tersebut untuk dibangun irigasi karna memang kebutuhan”, Kata Yusuf

dan jika memang pemerintah mempunyai kendala yang demikian, seharusnya pihak pemerintah melakukan pendekatan dengan tokoh-tokoh masyarakat sekitar untuk sama-sama mencari solusi dan jalan keluar, “jadi pemerintah yang mana di sini kami maksud bupati aceh utara jangan mencari alasan yang tidak rasional,” Tegasnya.

Ia juga berharap kepada Anggota Dewan di DPRK Aceh Utara khususnya dari Dapil IV agar serius dalam mengawal dan memperjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam hal pembebasan lahan dan pembangunan Irigasi Paya Bakong dan Pirak Timu

Bagaimana Menurut Anda?