Anggaran Dana Gampong Buat Desa ini Bangkit Dari Ketertinggalan

14.804 dibaca
Anggaran Dana Gampong Buat Desa ini Bangkit Dari Ketertinggalan

BUANAINDONESIA. CO. ID, LHOKSEUMAWE -Pembangunan yang telah dilaksanakan melalui dana Anggaran Dana Gampong (ADG,) tahun 2016 lalu. terhadap sarana dan prasarana di Desa Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat, Pemko Lhokseumawe sangat berdampak baik pada masyarakat setempat. Sehingga Desa yang dulunya terlihat tertinggal saat ini terlihat sudah mulai bangkit.

kerjasama yang baik antara kepala Desa dengan perangkat di Desa ini diprediksi sebagai pemacu terlaksana dengan baiknya pembangunan di desa tersebut.

Amatan Media di Desa itu Rabu (2/7/2817) beberapa pembangunan gedung dan saluran serta juga pagar Meunasah (Surau) yang dibangun pada tahun 2016 lalu, masih terlihat rapih, sehingga menambah keindahan desa. termasik bangunan Aula kantor Geuchik, juga saluran Desa (Lening) sepanjang 265 meter.

Selain itu pembangunan Paut Desa, semua itu tidak lepas koordinasi dan kerja sama yang baik antara Kepala Desa dengan aparatur nya, begitu juga dengan struktural pemerintah Desa semua terlihat kreatif demi menciptakan pembangunan yang baik dan tepat sasaran di Gampong tersebut.

Ilyas Hasballah Geuchik Gampong Desa Alue Lim, kepada Media ini menjelaskan, adanya pembangunan di Desa bukan karena skill dan kemampuan saja, akan tetapi butuh keikhlasan dan keinginan untuk menciptakan perubahan.

Selanjutnya memanfaatkan dana yang jumlahnya tidak terlalu besar, dalam membangun beberapa sarana itu pun membutuhkan perencanaan yang sulit, termasuk dalam pengelolaan anggaran, artinya dalam penyusunan budgeting kita harus jeli untuk pengadaan barang dan jasa dalam suatu pembangunan itu, ‘ya kita mencari material yang murah tapi memiliki kualitas yang baik, itu juga tidak terlepas dari kerjasama yang baik antara pemerintah dan mitra kerja,” ungkap Kepala Desa.

Alhamdulillah, dengan adanya keikhlasan dan keinginan juga kerjasama yang baik antara pemerintah desa bersama aparatur, serta semua pihak, maka hasil positif dapat di nikmati oleh masyarakat.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama sekali masyarakat, yang mana selama ini telah membantu dirinya, baik itu bantuan tenaga, fikiran, dan lain-lainnya, hingga terjadinya pembangunan, seperti yang kita harapkan, tutupnya.

Sementara itu di tempat terpisah, bendahara Desa Alue Lim, Abdul Manan kepada Wartawan menjelaskan, pelaksanaan dan penggunaan dana Desa, dilaksanakan sesuai dengan aturan daerah. “setiap pengeluarkan anggaran atau melakukan pembayaran terhadap pengadaan barang dan jasa harus sesuai dengan Standard Operating Procedures (SOP) atau peraturan menteri Desa,” Tukasnya.

Bagaimana Menurut Anda?