BP2A Berkicau, YARA Minta Data Realisasi Anggaran

11.935 dibaca

ACEH, Buanaindonesia.com- Menanggapi kicauan Kepala Badan Penguatan Perdamaian Aceh (BP2A) T. Maimun Ramli di Media terkait pemberian bantuan bagi para mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), mantan tahanan politik (tapol) dan narapidana politik (napol) serta masyarakat yang terkena imbas, akibat konflik bersenjata di aceh, Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Senin (22/2) mengajukan permohonan informasi ke Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Aceh terhadap BP2A.

“Kepada BP2A, YARA meminta nama dan alamat penerima rumah bantuan korban konflik sampai dengan tahun 2015, data 820 orang peserta pelatihan perbengkelan mantan kombatan GAM di seluruh Aceh, data peserta 120 orang janda konflik yang dilatih menjahit, data penerima program rehabilitasi fisik dan mental bagi masyarakat Aceh korban konflik, serta hasil laporan pelaksanaannya,”kata Safaruddin SH dalam rilis yang di kirim ke media ini.

Menurut YARA, alasan pemintaan informasi tersebut, sebagai bentuk pengawasan dan penyerbarluasan informasi yang selama ini menurutnya, kurang transparan baik dari penerima maupun realisasi anggarannya. Hal itu sebagaimana tercantum dalam Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik. (Fahrurrazi)

Bagaimana Menurut Anda?