Danrem 011: Prajurit Harus Bijak Mengoprasikan Media Sosial

9.708 dibaca
Danrem 011: Prajurit Harus Bijak Mengoprasikan Media Sosial

BUANAINDONESIA.CO.ID, LHOSEUMAWE – Danrem 011/ Lilawangsa meminta seluruh prajurit TNI dan keluarga di jajaran Korem 011/Lilawangsa, harus Bijak, cerdas, dan cermat serta profisional dalam memilah dan memilih berita yang positif dan bermanfaat di tengah perkembangan zaman yang begitu pesat, dengan Komunikasi Media sosial.

Hal tersebut dikatakan Kolonel Inf Agus Firman Yusmono melalui Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 011/Lilawangsa Mayor Inf Abdul Rajab saat memimpin Apel pagi yang diikuti para prajurit TNI dan PNS Satuan Makorem 011/LW, Makodim 0103 Aceh Utara, dan Satuan Dinas Jawatan (Satdisjan) Lhokseumawe, Kamis (27/72017), di Lapangan Jenderal Sudirman Korem setempat.

“Saat ini, tambah Kapenrem, perkembangan Media sosial membuat Intansinya mudah mendapatkan informasi maupun berita-berita di Daerah dalam Wilayah kerja mereka dan seluruh Indonesia, bahkan Dunia,

“Sebelum maraknya medsos, informasi dan perkembangan agak sulit diperoleh, dan hal itu saat berubah total dengan munculnya media sosial facebook, twitter, WhatsApp dan lain-lain,” lanjutnya Kapenrem.

Namun demikian, tinggal bagaimana cara kita mengoperasikan pengunaan media sosial tersebut, apa bila kita gunakan dengan bijak, maka media sosial tersebut dapat berguna untuk yang baik, tetapi apa bila digunakan tidak arif dan bijak, maka media sosial tersebut akan berdampak keburukan dan menjadi Fitnah, sebutnya.

Seperti kita ketahui, lanjut Kapenrem, saat ini begitu maraknya informasi dan berita bohong (hoax) di media sosial, selain menyesatkan, berita hoax juga dapat menyebabkan perpecahan bangsa umumnya, dan perpecahan serta perselisih pahaman khususnya di Wilayah jajaran Korem 011 Lilawangsa.

“Apa bila tidak mengetahui maupun menemukan berita yang meragukan, tingalkan, bila perlu tanyakan kepada bidangnya, Humas Penerangan Korem 011/LW, maupun ditanyakan saat Jam Komandan (Jamdan).Rubahlah media sosial itu sebagai kebutuhan pengetahuan pribadi untuk kemajuan yang bermanfaat, bukan malah sebaliknya, semua itu jangan sampai terjadi,” Pungkas Kapenrem 011, Mayor Rajab.

Bagaimana Menurut Anda?