BUANAACEH.COM, LHOKSEUMAWE – Benda yang ditemukan dan awalnya diduga bom, karena bentuknya secara fisik terlihat seperti layaknya bom dengan rangkaian kabel, ternyata hanya saringan oli yang dibalut dengan lakban.
Hal ini diklarifikasi oleh Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman melalui Kabag Ops, Kompol Ahzan. Ahzan menyebut, hasil koordinasi dengan pihak Jibom Brimob Jeulikat menyebutkan benda yang diduga bom tersebut tidak terbukti.
“Isi benda tersebut hanya saringan oli yang dilakban dan dirangkai dengan kabel. Ini sebagai upaya provokasi dan menakut-nakuti” jelas Ahzan.
Sebelumnya, Jumat pagi 20 Januari 2017 sekira pukul 07.00 WIB, pihak polres Lhokseumawe mendapat laporan dari seorang masyarakat yang menemukan benda mirip bom. Benda tersebut berada persis di atas badan jalan, gampong Meunasah Blang Kandang, kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe.
Berdasarkan laporan itu, pihak kemanan langsung menuju lokasi untuk mengamankan TKP dan merentangkan garis polisi di lokasi penemuan.
Diduga, benda tersebut sudah berada di lokasi yang bersebelahan dengan terminal kota Lhokseumawe yang belum diresmikan itu sejak malam hari.
Untuk mengamankan benda itu, pihak Polres Lhokseumawe mengerahkan tim Jibom Brimob, Jeulikat untuk mengevakuasi dan menyelidiki lebih lanjut.
Hasil koordinasi dan penyelidikan menyebutkan benda itu sengaja dibuat seolah-olah layaknya bom, untuk upaya provokasi dan menakut-nakuti masyarakat, sebagaimana klarifikasi Kompol Ahzan melalui pesan singkat whatsapp pada Jumat malam sekira pukul 19.00 WIB.
hingga saat ini, pihak kepolisian sedang menyelidiki kasus tersebut dengan memeriksa saksi pelapor, yang melaporkan temuan benda tersebut ke pihak sub sektor Polsek Muara Dua.










