ACEH TIMUR, Buanaindonesia.com – Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (kadis KLH) Aceh Timur Fahrurrzi berang pasalnya pihak perusahaan PKS PP Ensem Sawita tidak menghargai pemerintah kabupaten Aceh Timur. (Baca: Bapedalda dan DPR Aceh Rekomendasi PKS PT Ensem Sawita di Tutup)
“Kami saja sebagai pemerintah tidak di hargai, apa lagi masyarakat. Saya sudah surati perusahaan ini, untuk mematuhi UU No 32 tahun 2009, saya sudah surati tapi tidak di hiraukan,” ujar Fahrurrazi.
Bahkan, pihaknya sudah beberapa kali berusaha hendak ketemu pimpinan perusahaan (Ondere), tapi tidak pernah mau jumpa.
“PKS PT Ensem Sawita memang sudah layak tutup, karena merugikan masyarakat banyak.” Tegasnya
(Baca: Temui Jalan Buntu, Demo Nyaris Rusuh)
Sementara anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Acteh Wtimur Junaidi (Ateng) menyebut PKS PT Ensem Sawita memang tidak pernah menghargai pemerintah, sebagai salah satu buktinya, pihak perusahaan tidak menyediakan tempat duduk.
“Kursi saja tidak di sediakan, padahal sebelumnya kami sudah meminta pihak perusahaan untuk menyediakakan tempat. untuk kedatangan tim dari provinsi, tapi ternyata kursi pun tidak ada.” Tandas Ateng.
(Baca : Ratusan Warga Demoi Pabrik Kelapa Sawit)
Editor: Karnadi








