BUANAINDONESIA. CO. ID – pergelaran Festival Pulo Aceh yang rencananya akan digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bekerjasama dengan BPKS Sabang pada tanggal 22 dan 23 Juli 2017 di Kecamatan Pulo Aceh menuai polomik di masyarakat.
Menurut informasi yang diterima media pada Rabu 19 Juli 2017 malam, pergelaran Festival Pulo Aceh awalnya akan dilaksanakan di dua titik tempat, yakni di Kemukiman Pulo Breueh dan Pulo Nasi. bahkan, dua titik tempat sudah dibicarakan para tokoh dan masyarakat Pulo Aceh guna menyambut program pemerintah tersebut.
Namun belakangan beredar kabar, bahwa semua kegiatan Festival Pulo Aceh 2017 itu hanya dilaksanakan di satu titik saja yaitu di Pulo Nasi. Sehingga hal ini menuai kritik dari masyarakat di Pulo Breueh karena dianggap tidak menghargai masyarakat yang berada di pulau pusat kecamatan itu.
Memang, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Aceh Besar bernama Sulaimi, merupakan putra asli Pulo Nasi yang menjadi salah satu penanggung jawab pelaksanaan kegiatan yang dibiayai dengan uang rakyat itu, sehingga hal ini diduga dimanfaatkan untuk mempopulerkan kampung halamannya dengan menafikan Pulo Breueh sebagai salah satu kawasan dibawah Kecamatan Pulo Aceh.
“Mungkin karena Sulaimi (Kadispora Aceh Besar) putra Pulo Nasi, sehingga mencari cara hanya memperhatikan kampung halamannya sendiri. Seharusnya tidak begitu, tapi mendengarkan permintaan masyarakat Pulo Breueh juga yang sebelumnya telah mengadakan musyawarah dengan menyarankan agar acara dilaksanakan di dua titik, yaitu satu titik di Pulo Breueh dan satu titik lagi di Pulo Nasi,” beber Muhammad salah satu warga Pulo Breueh pada buanaindonesia.co.id Kamis (20/07/17).
Muhammad atau akrab disapa Abi, menyampaikan, untuk menunjukkan kedewasaan berpikir, seharusnya bersikap dengan cara yang adil dan bijaksana. “Kedewasaan berpikir itu bukan karena kita kepala dinas sehingga punya kuasa, atau karena banyak uang dan umur lebih tua, tapi yang disebut dewasa itu mampu bersikap adil dan bijaksana,” cetusnya.
Festibal Pulo Aceh itu rencananya akan mengadakan sejumlah kegiatan antara lain; seperti pemutaran film dokumenter, camping, Pulo Aceh foto hunting, pentas seni, dan permainan rakyat ‘ceria bersama anak Pulo Aceh’.
Selain itu, juga akan ada sejumlah perlombaan bagi penduduk lokal maupun tamu yang datang dari luar Pulo Aceh, seperti lomba memancing ikan. Kegiatan lainnya yakni fun bike, jet ski dan fun dive, paramotor show, pameran/bazar, dan sosialisasi sapta pesona.
Tidak hanya itu, nantinya juga akan ada kegiatan berupa aksi bersih pantai oleh seluruh peserta yang ingin menjaga kebersihan agar wisata alam setempat tampak lebih indah dipandang mata. Selanjutnya turut diadakan penanaman mangrove demi menjaga ancaman abrasi pantai.


![[RESMI] Kode Afiliasi MOVA 2026 Terbaru: Pakai 55Q7N8 Klaim Bonus Agent & Partner](https://i0.wp.com/buanaindonesia.co.id/62/wp-content/uploads/sites/7/2026/03/Kode-Afiliasi-MOVA-2026-Resmi-Pakai-55Q7N8-Bonus-Agent-Partner.jpg?resize=218%2C150&ssl=1)




