BUANAINDONESIA.COM, ACEH – Forum Komunikasi Anak Bangsa ( Forkab ) Aceh mengutuk keras insiden penembakan di Desa Peunaron Baru, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur, Minggu 05 Maret 2017, oleh OTK.
Ketua Forkab Aceh Polem Muda Ahmad Yani melalui Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi Forkab Aceh Nasri Saputra, Minggu ( 05/03/2017) mengatakan, insiden tersebut sungguh biadap, apapun motifnya pelaku harus dihukum berat.
“Kita atas nama Forkab Aceh sangat menyayangkan dan mengutuk keras atas insiden penembakan itu. Kita berharap pihak kepolisian dapat segera mungkin dapat mengungkapkan motif dibalik insiden penembakan tersebut, dan menangkap pelakunya, serta menghukum berat pelaku”, ujar Nasri pria yang akrab dipanggil Poen Che’k di Banda Aceh kepada awak media.
Ditambahkan Nasri, insiden tersebut telah mencoreng perdamaian di Aceh, dan menimbulkan rasa duka serta pilu bagi keluarga korban. Apapun motifnya kejadian seperti ini tidak bisa ditolerir, pengungkapan motif dan pelaku harus sampai kepada dalangnya.
“Kita juga mangapresiasi kinerja polisi khususnya Polres Aceh Timur yang dengan segera membentuk Timsus untuk memburu pelaku penembakan, guna mempercepat penyelidikan kasus penembakan itu”, pungkas Nasri.
Akibat penembakan itu, dua warga, yaitu Juman (51) mengalami luka di leher dan Misno (35) terluka di perut.










