ACEH, Buanaindonesia.com- Bupati Aceh Tamiang Hamdan Sati, didemo puluhan rakyatnya. Massa yang menamakan dirinya Forum Pemuda Penyelamat Tamiang (FP2T) mendatangi kantor pemerintah setempat dengan mengenakan jubah berwarna hitam dan bertopeng wajah Hamdan Sati, serta membawa keranda jenazah. Rabu (10/02/15)
Para pengunjuk rasa mengkritik kinerja pemerintah setempat yang dianggap tidak pro rakyat. Sebari memikul keranda, massa meneriakkan yel-yel, Bupati Hamdan Sati Korup, Bupati Hamdan Sati Takut Isteri.
Koordinator aksi Sayed Zainal M, SH dan Suhaji, melakukan orasi secara bergantian, berorasi menuntut kepada pemerintah hentikan pemberian izin lingkungan kepada PT. Tripa Semen Aceh (TSA),
“Kami minta, transparan dalam rencana KSO kelola Migas di Aceh Tamiang. Serta Jangan menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan dan keuntungan pribadi. Segera menyelesaikan masalah Perguruan Politeknik, mendesak pemerintah untuk menggunakan kewenangan menurut Undang-Undang dalam hal pencegahan alih fungsi dan perusakan hutan.” Teriak pendemo.
Para pendemo ini juga meminta Bupati untuk melibatkan publik sebagai pungsi control, untuk menuju pemerintahan yang baik, bebas dari kolusi dan korupsi,
Para pendomo mengancam akan menurunkan massa yang lebih banyak lagi kalau tuntutan mereka tidak di penuhi.
Pemerintah kabupaten Aceh Tamiang yang diwakili oleh Asisten I Helmi SE saat menemui para pendemo menyebutkan, masyarakat tidak merasa keberatan atas pembangunan pabrik semen yang terletak didesa mereka,
“Mengenai perizinan Perguruan Tinggi Politehnik, jika ada yang merasa keberatan silahkan melakukan gugatan ke pengadilan.” Sambut Helmi.(Kontributor: W. Widayeni)
Editor: M. Ab







