Ikajaya Bersama Dua & Pemerintah Setempat Laksanakan Sosialisasi Terkait Thalassemia

8.444 dibaca
Ikajaya Bersama Dua & Pemerintah Setempat Laksanakan Sosialisasi Terkait Thalassemia

BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH JAYA – Ikatan Keluarga Aceh Jaya (IKAJAYA) bersama Yayasan Darah Untuk Aceh (DUA) dan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya, melaksanakan Sosialisasi terkait Thalassemia, di Aula Sekdakab, lantai III, Kantor Bupati Aceh Jaya, dan buka Puasa bersama di Islamic Centre Komplek Pemda Kamis (22/06/17).

Sedikit dijelaskan, thalassemia merupakan penyakit bawaan yang diturunkan dari orang tua kepada anaknya sejak dalam kandungan. Penyebab dari thalassemia terjadi karena kelainan atau perubahan pada gen globin alfa atau beta yang mengatur produksi rantai alfa dan beta. Berkurang atau tidak terbentuk sama sekali rantai globin disebut thalassemia. Keadaan ini menyebabkan produksi hemoglobin terganggu dan umur eritrosit memendek. Dalam keadaan normal, umur eritrosit berkisar 120 hari. Thalassemia menampakan gejala anemia (pucat), pembesaran limpa, dan perubahan bentuk wajah. Sedangkan Indonesia sendiri mengenal thalassemia sekitar 30 tahun yang lalu.

Dikesempatan ini, Bupati Aceh Jaya Ir. Azhar Abdurrahman juga menyampaikan, atas nama Pemerintah Daerah sangat mendukung  atas terselenggaranya acara sosialisasi ini, dan kami juga menghimbau kepada Dinas terkait untuk dapat bergerak cepat serta mensosialisasi serta menyampaikan kepada masyarakat Kabupaten Aceh Jaya, tentang penyakit thalassemia di puskesmas masing-masing.

Sambung Azhar, meskipun penyakit ini tidak menular, akan tetapi menjadi sebuah masalah besar bagi kita tanpa kita cegah sejak dini, karena tidak ada obat untuk thalassemia, yang wajib dilakukan oleh penderita ialah terapi tranfusi  darah secara rutin. Setelah melakukan tranfusi , penderita diharuskan meminum obat oral atau mendapatkan suntikan untuk pembuangan zat besi. Karena itu penderita thalassemia harus melakukan terapi secara rutin sesuai dengan anjuran dokter atau rumah sakit. Untuk Aceh Jaya, jumlah penderita thalassemia berkisar 18 orang, papar Azhar Abdurrahman.

Sementara, Bupati Aceh Jaya Ir. H. Azhar Abdurrahman juga  menerima plakat penghargaan dari Pengurus Ikatan Pelajar Mahasiswa Aceh Jaya (IPELMAJA) Banda Aceh, di Aula Setdakab Aceh Jaya.

Penghargaan tersebut diberikan Ketua IPELMAJA (IKATAN PELAJARA MAHASISWA ACEH JAYA), Suar Sri Herdi, atas kerja keras untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Aceh Jaya menuju Gerakan Pembangunan Rakyat Aceh Jaya (GERBANG RAJA), kata Herdi.

Herdi menambahkan, Bupati Aceh Jaya Ir. Azhar Abdurrahman sudah banyak melahirkan program-program yang mampu mendongkrak perekonomian rakyat, dan bahkan sejumlah program bantuan sosial juga masih bergulir di Aceh Jaya yang hingga hari ini belum ada kabupaten kota yang mampu menerapkan program pro rakyat seperti Kabupaten Aceh Jaya.

Terang Suar Sri Herdi secara rinci, banyak program-program yang mendapat apresiasi dari berbagai pihak seperti, beasiswa cerdas untuk seluruh anak sekolah, beasantri, malem dagang, dapur sehat, bea lansia, dan raskin gratis dan masih banyak program-program lainnya, ujar ia, bahkan ada beberapa daerah yang sudah menjadikan Aceh Jaya sebagai Rule Model untuk diterapkan didaerah yang lain.

Suar juga menambahkan, “Bupati Azhar Abdurrahman merupakan sosok yang paling dihormati di kalangan masyarakat Aceh Jaya, terasa berat ketika ia tidak lagi memimpin Aceh Jaya”.

Jadi sudah sepatutnya kita sebagai mahasiswa yang merupakan bagian dari masyarakat Aceh Jaya mengapresiasi dan memberi penghargaan kepada bupati Aceh Jaya Ir.H.Azhar Abdurrahman yang sudah memimpin Aceh Jaya selama 10 tahun.

Dan kami dari kalangan mahasiswa berharap serta sangat mendorong Ir. Azhar Abdurrahman dapat mewakili Aceh Jaya, bahkan mewakili Barat Selatan di Senayan, tahun 2019 nanti.

“Teruslah berjuang untuk masyarakat Aceh Jaya dan masyarakat Aceh pada umumnya, meski tidak lagi dieksekutif” demikian Suar Sri Herdi.

Turut hadir, Bupati Aceh Jaya, Kodim Aceh Jaya, Kapolres, SKPK, Forkopinda, seluruh Kepala Puskesmas, Tokoh Masyarakat Aceh Jaya dan penderita thalassemia.

Bagaimana Menurut Anda?