BUANAINDONESIA.CO.ID, CALANG – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Keluarga Anti Narkoba (DPD – IKAN) Kabupaten Aceh Jaya, menggelar rapat pengurus perdana, setelah mendapat pengesahan dari DPP IKAN, Nomor 40/SK-DPP/IKAN/XI/2017, terhitung sejak 24 November 2017.
Ketua DPD IKAN Aceh Jaya, Hamdani. Seusai rapat perdana mengatakan, Tujuan didirikannya Lembaga IKAN itu untuk memerangi Narkoba. Serts memberikan pengertian tentang bahaya dari pengaruh narkoba. Baik bagi orang lain maupun para pengurus Ikan, serta keluarga dan masyarakat.
“Kehadiran lembaga IKAN di sini, untuk bersinergis dengan Pemerintah Daerah serta intansi terkait lainnya”. tutur Ketua Ikan.
“Insyaallah, awal tahun 2018 ini, pengurus DPD IKAN akan melakukan silahturahmi kepada Pimpinan Daerah, Forkopimda juga SKPK”, Tambahnya.
Menurut Dia, Kedepannya, pengurus IKAN akan melaksanakan kegiatan sederhana, seperti penyuluhan bahaya narkoba, seminar, kunjungam ke sekolah-sekolah, dan ke Gampong-gampong.
Sambung Hamdani, nantinya juga akan turut melibatkan berbagai mitra kerja yang memiliki kesamaan dan peduli terhadap isu-isu narkoba, termasuk advokasi. “Persiapan Up-Grading dan Raker direncanakan akan berpangsung di tanggal 22 Februari tahun 2018”, tambah Hamdani.
Terkait dengan akan didirikannya Kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten, Sambung dia, DPD IKAN Aceh Jaya sangat mendukung hal yang dilakukan Bupati Irfan TB.
Karena kata dia, Narkoba sudah menjadi hal yang sangat meresahkan bagi generasi penerus, seperti Bom Waktu yang kapan saja dapat meledak. Generasi kita harus diselamatkan dari bahaya narkoba ini, tegas Hamdani.
Sementara Dewan Pakar DPD IKAN Aceh Jaya, Aula, dengan terbentuknya Ikatan Keluarga Anti Narkoba di Aceh Jaya, diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menyelamatkan generasi dari bahaya narkoba, untuk menuju generasi yang cerdas dan sehat.
Kehadiran IKAN di sini, tambah dia, mendapat sambutan positif dari masyarakat dan sebagai momentum yang baik bagi lembaga ini. “Setidaknya IKAN bisa berkiprah dalam mensosialisasikan kepada masyarakat khususnya generasi muda”. tutupnya.










