BUANAACEH.COM, BIREUN – Calon Wakil Bupati H Djamaluddin Idris dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada timses Makmur yang telah bekerja lebih awal bahkan sebelum dilantik. H Ruslan punya konsep berkeadilan, yang belum pernah dilakukan oleh bupati sebelumnya.
Yang mana beliau langsung turun ke lapangan. Sebelum menjadikan saya sebagai pasangan H Ruslan, beliau meminta pendapat dari ulama di Kabupaten Bireuen. Mesjid Agung Bireuen, selama H Ruslan menjadi bupati dilakukan renovasi sehingga menjadi indah seperti sekarang ini.
Lalu H Ruslan bertanya kepada para ulama di Bireuen, siapa yang ditunjuk sebagai Imam Mesjid Agung Sulthan Jeumpa, oleh para ulama mengatakan kepada H Ruslan agar menunjuk saya sebagai Imam.
Dukungan ulama kepada H Ruslan untuk menjadi Bupati Bireuen terbukti saat deklarasi Pasangan Harus Jadi. Tetapi ulama bukan untuk menjadi pemimpin, contoh seperti Gus Dur yang pernah menjadi presiden RI, namun baru dua tahun sudah lengser. Tetapi saya bukan ulama, karena saya pernah menjadi pegawai pemerintah selama 27 tahun, sehingga saya mengerti sedikit tentang pemerintahan.
H Ruslan sudah cukup mengenal orang-orang di pemerintahan pusat, sehingga memudahkan untuk melaksanakan program pemerintah pusat di daerah. Untuk itu, kepada timses yang telah dibentuk, masing-masing anggota timses agar mengajak lima orang untuk ikut memilih Harus Jadi. Dukunglah saya sebagai putra Makmur untuk mendapat kesempatan membantu H Ruslan dalam memimpin Bireuen ke depan.
Calon Bupati Petahana H Ruslan M Daud saat menyampaikan sambutannya kepada tim yang telah dibentuk, tidak berdiri di podium, namun beliau masuk ke bawah tenda dan berbicara langsung dengan anggota tim. Saya minta kepada tim yang sudah dibentuk jangan melakukan intimidasi atau menjelek-jelekkan tim lain, jangan memfitnah tim lain, jangan saling menyalahkan sesama anggota tim. “Jangan mencaci-maki kandidat lain, tapi sampaikan visi dan misi saya kepada masyarakat,” kata H Ruslan.
“Kalau ada anggota tim yang diintimidasi oleh kelompok kandidat lain, segera laporkan ke Polsek terdekat,”harapnya.
Calon Bupati Petahana itu mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia pengukuhan timses pemenangan Harus Jadi di Kecamatan Makmur. Tim ini adalah mesin penggerak pada Pilkada, karena saya saat ini bukan lagi milik partai, tetapi milik masyarakat Bireuen untuk tahun 2017-2022.
H Ruslan juga mengatakan,”Jangan ada dusta di antara kita,” karena kita semua ini mengiginkan untuk melanjutkan pembangunan dan program yang telah saya buat selama ini. Keinginan saya untuk melakukan yang terbaik untuk masyarakat Bireuen, karena apa yang sudah saya lakukan selama ini belum bisa terlaksana menyeluruh. Oleh karenanya, saya perlu dukungan masyarakat sekali lagi, agar apa yang telah saya programkan selama ini bisa saya tuntaskan. Timses harus kompak, agar apa yang kita kerjakan saat ini bisa mendapatkan apa yang kita harapkan pada hari pemilihan nanti.
Program yang pro rakyat itu yang saya utamakan jika saya terpilih.
Kepada tim saya yang sudah dibentuk dan dikukuhkan, agar bekerja sopan dan menjaga etika politik. Jangan bersikap anarkis, jangan membuat fitnah atau menjelekkan kandidat lain. Bagi timses jangan pernah memberi harapan palsu kepada masyarakat, tapi berikan pandangan kalau saya terpilih saya akan melanjutkan apa yang sudah pernah saya lakukan selama ini, ketika saya menjadi bupati, ujar H Ruslan.
Dikatakan lagi, selama ini beras raskin gratis, bedah rumah, beasiswa anak yatim. Itu yang sudah dan sedang saya kerjakan. Tapi apa yang saya lakukan itu belum selesai dan dirasakan menyeluruh oleh masyarakat Bireuen, karena terbatasnya dana yang dimiliki atau yang diperoleh daerah, ujar Ruslan.









