BUANAINDINESIA.CO.ID, BANDA ACEH – Kasus pelecehan seksual kembali menjadi pembincangan hangat di kalangan masyarakat Aceh. Hal tersebut tidak terlepas dari aksi bejat yang di lakukan oleh oknum Clening Servis yang bertugas di Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh beberapa hari yang lalu.
Kekecewa masyarakat Aceh terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Rumah sakit plat merah sangat mencoreng citra pelayanan kesehatan yang berjuluk serambi mekkah. Terlebih lagi, kasus tersebut menimpa salah satu pasien yang baru saja selesai menjalani operasi.
Terkaitkasus tersebut Lembaga Kajian Strategis dan Pembangunan Aceh-LEMKASPA meminta pihak keamanan untuk segera menangkap pelaku yang berbuat keji terhadap pasien dan menyeret sesuai hukum yang berlaku, “ini jelas perbuatan tidak manusiawi, tutur Samsul dari LEMKASPA melalui pesan singkat yang di terima oleh redaksi. Senin (16/10/17)
Lebih lanjut LEMKASPA juga menambahkan bahwa kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum tenaga Clening Servis di RSUZA harus segera diproses secara hukum. Kasus ini tidak bisa dibiarkan lepas begitu saja, “siapa pun yang terlibat haŕus ditindak tegas, termasuk para dokter dan kepala ruangan, kalau memang ada unsur kelalaian harus segera ditindak. supaya kedepan menjadi pelajaran bagi tenaga CS dan karyawan lain dalam menjalan tugas sebagai abdi masyakarat”. Tandasnya.
Menurutnya, Hali ini itidak bisa diteloril lagi, mengingat upaya Pemerintah Aceh dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat merupakan harapan semua masyarakat Aceh. Lebih lanjut Samsul juga menambahkan seharusnya pelayanan yang diberikan kepada masyarakat betul-betul optimal, jangan terkesan amburadul.
Samsul dalam kesempatanya juga memintak pemerintah Aceh (Gebernur Aceh) untuk segera mengevaluasi seluruh rumah sakit yang ada di Aceh, kalau memang Direktur tidak sanggub menjalankan tugas dengan baik, pemerintah jangan segan-segan untuk mencopot.
“Terjadinya pelecehan seksual seprti ini akibat dari lemahnya sistem pengawasan yang diterapkan oleh pihak rumah sakit. Dia juga menjelaskan bahwa persoalan pelayanan kesehatan harus benar-benar menjadi priotas utama pemerintah Aceh kedepan. Terus terang kita sangat kecewa dengan prilaku-prilaku yang tidak manusiawi terhadap pasien. Saya sangat mengharapkan pak Irwandi Yusuf untuk segera mengambil langkah bijak terkait kasus ini, supaya masalah pelecehan seksual di rumah sakit tidak kembali terulang”. Tukasnya.







