BUANAACEH.COM, BIREUN – Mahasiswa dan Lulusan perguruan Tinggi harus melakukan perubahan paradigma lama ke paradigma baru, dari keinginan dan imajinasi menjadi PNS ke paradigma enterpreneurship. Paradigma baru ini akan melahirkan generasi Aceh yang penuh semangat, pekerja keras, inovatif, dan kreatif.
Demikian disampaikan Rektor Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Dr.H.Amiruddin Idris,SE.,MSi pada acara wisuda Sarjana dan Ahli Madya Angkatan XXVIII di Auditorium Academik Center (AAC) Ampon Chiek Peusangan kampus Umuslim Sabtu 7 Januari 2017.
Menurut Dr.H.Amiruddin Idris,SE.,MSi selama ini banyak yang beranggapan termasuk mahasiswa, menjadi PNS adalah pilihan terbaik, karena ia menjamin masa depan sekaligus berstatus sosial tinggi. Mereka masih menganggap PNS-lah yang menjadi lokomotif perubahan dan pembangunan, dan bukannya pengusaha atau kalangan enterpreneur. Justru cara berpikir seperti ini salah, justru yang membawa perubahan dan kemajuan daerah adalah kalangan enterpreneur.
“Maka, untuk itu diperlukan perubahan paradigma lama ke paradigma baru, dari keinginan dan imajinasi menjadi PNS ke paradigma enterpreneurship. Paradigma baru ini akan melahirkan generasi Aceh yang penuh semangat, pekerja keras, inovatif, dan kreatif,” jelas H.Amiruddin Idris dihadapan lulusan dan orang tua/wali wisudawan.
Menurut Rektor Umuslim Dr.H.Amiruddin Idris,SE.,MSi pada rapat Senat terbuka bahwa lulusan yang diwisuda Sabtu (7/12) berjumlah 531 lulusan yang berasal dari Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, sedangkan untuk hari kedua Minggu (8/1/2017) akan diwisuda sebanyak 460 lulusan yang berasal dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Sarjana Kependidikan Guru Dalam Jabatan (SKGJ) dan Program Diploma III Kebidanan.
Dengan diwisudanya lulusan Umuslim Angkatan XXVIII maka Universitas Almuslim sekarang telah meluluskan alumni sebanyak 22.160 Alumni dan juga telah memiliki alumni dari Program Sarjana Kependidikan Guru Dalam Jabatan (SKGJ) se-Provinsi Aceh, untuk guru-guru SD, yaitu sebanyak 5.003 guru.
Pada Wisuda angkaatn ini dilaksanakan selama dua hari Sabtu-Minggu (7-8/1) dan juga menghadirkan dua tokoh pendidikan untuk menyampaikan orasi ilmiah yaitu Prof. Dian Armanto, M.Pd, M.A., M.Sc., Ph.D (Guru besar Unimed /Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut) dan Drs.Anas M.Adam Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Menegah Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan di Kemendikbud Jakarta.
Turut menyampaikan kata sambutan Ir. helvizar, MSi Staff ahli Gubernur bidang keistimeeaan Aceh dan SDM, Koordinator Kopertis Wilayah XIII Aceh Prof,Jamaluddin Idris, M.ed dan Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan yang juga anggota DPR RI Drs.Anwar Idris,








