

BUANAINDONESIA. ACEH – Mayday tahun ini yang jatuh setiap tanggal 1 Mei,Dewan Pimpinan Wilayah Serikat Pekerja Aceh Kota Subulussalam lakukan Amal Bakti Sosial dengan bersihkan Tempat Pemakaman Umum di Desa Pegayo. Senin (01/05/17).
Acara dihadiri oleh Kapolsek Penanggalan Iptu Arifin Ahmad mewakili Kapolres Aceh Singkil,Camat Penanggalan Abdi Suhada Bancin,Kadisnakertrans Kota Subulussalam Adri,SKM,MM,Ketua Partai Hanura H.Affan Alfian Bintang,SE,Ketua Partai Nasdem Safran Kombih,SH,MH, dan Tomas di Kota Subulussalam.
Acara memperingati diawali dengan kompoi atau pawai kenderaan oleh seluruh anggota Serikat Pekerja Aceh dengan rute dari pangkalan SPA menuju tugu BPD Sp.Rundeng memutar kembali sampai tugu BPD Sp.Rimo.Rombongan kompoi singgah ke TPU di Desa Pegayo untuk melaksanakan kerja bakti membersihkan pemakaman atau kuburan didesa tersebut bersama unsur Muspika dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya Ketua DPW SPA Kota Subulussalam Amran Syahputra Berutu mengatakan tetap dari dulu untuk memperingati hari buruh Internasional kita buat acara damai dengan kegiatan kerja bakti sosial.Bukan kita tidak bisa membuat acara yang diluar konsep tertib dan damai seperti orasi dan demo seperti didaerah lain tapi kita tetap berpegang pada Qanun Aceh ujar Amran.
Masih menurut Amran Perusahaan yang memilki pekerja lebih dari 50 orang maka wajib membentuk Serikat Pekerja.SPA Kota Subulussalam sudah berdiri hampir 7 tahun dan hubungan kita dengan pemerintah dan pihak perusahaan-perusahaan Kota Subulussalam berjalan baik dan akrab.Saat ini DPW SPA Kota Subulussalam memilki anggota mencapai seribu orang dari lima Pelaksana Unit Kegiatan ( PUK ) di lima Kecamatan Kota Subulussalam.
Kapolres Aceh Singkil melalui Kapolsek Penanggalan Iptu Arifin ahmad menyampaikan kepada pihak perusahaan atau pengusaha agar dapatlah selalu berkoordinasi dengan wadah buruh atau pekerja yang ada dikota ini.Dan kegiatan Mayday ini adalah merupakan bentuk kemenangan para buruh ujarnya.
Sedangkan Kadisnakertrans Adri,SKM yang mewakili ketidak hadiran Walikota dan Wakil Walikota yang ada kegiatan diluar tempat mengatakan Serikat buruh pekerja merupakan bagian penting dalam dunia ketenaga kerjaan sesuai UU no.13 tahun 2003.Kami Dinas Tenaga Kerja Kota Subulussalam dalam hal ini sudah melaksanakan aturan tersebut.Contoh ada tenaga kerja dari PT.SSN dan GSS yang mengadukan perihalnya kepada kita.Segera kita tindaklanjuti aduan tersebut,mempelajari kewajiban dan hak mereka diperusahaan tersebut.Kita coba memediasi permasalahan tersebut,nah jika dalam mediasi tersebut tidak ditemukan kesepakatan kedua belah pihak maka hal ini akan naik ke Disnaker Provinsi Aceh,dan jika kemudian juga tidak dicapai kesepakatan maka akan dibawa ketingkat pengadilan.Nah disini akan dibuka perihal Kewajiban dan Hak tenaga kerja.Dinas Tenaga Kerja sifatnya hanya memediasi dan tidak ada keberpihakan disana,jikalau ada oknum di Dinas yang bekerja demi kepentingan pribadi laporkan pada saya ujarnya.
Dalam UU Ketenaga kerjaan tersebut juga sesuai dengan Syariat Islam ada 7 hak pekerja,salah satunya menghargai buruh layaknya manusia yang punya rasa dan harga diri seperti halnya juga seorang pengusaha.Mereka juga bekerja perlu rasa aman,lingkungan dan tempat tinggal yang aman pula.Harapan kami kepada pengusaha dan perusahaan perusahaan dikota ini agar kewajiban dan hak buruh dapatlah berjalan sesuai dengan perundangan.Dengan adanya acara ini semoga hubungan antara buruh pekerja dan perusahaan semakin baik dan mesra di kota kita ini.Kita beri apresiasi yang tinggi kepda SPA Kota Subulussalam dalam memperingati Mayday tidak seperti daerah lain yang melaksanakan orasi demo yang kadang menjurus anarkis ujar Adri,SKM.
Acara ditutup dengan photo bersama para Unsur Muspika,Pengurus DPW SPA Subulussaalm dan tokoh masyarakat.







