BUANAINDONESIA, ACEH SINGKIL – Anggota DPR-RI Muslim Ayub ( PAN ) mengatakan, Kabupaten Aceh Singkil harus keluar dari status “termiskin”. Itu dikatakannya dalam kunjungan kerjanya ke Aceh Singkil, Ketika membuka acara sosialisasi Undang-undang di Aula Kantor Bupati setempat, Senin (8/5).
Anggota DPR-RI komisi 3 Senayan Jakarta itu, merasa kaget dan bertanya-tanya setelah mendengar Aceh Singkil menyandang status kabupaten termiskin.
“Karena sebutan miskin, bagian mana yang miskin di daerah ujung Barat Selatan ini”. Tanya politisi PAN itu.
Selain itu, Muslim Ayub juga mengaku bahwa ia tidak mengerti apa tujuan pemimpin Aceh Singkil sehingga Kabupaten tersebut menyandang status termiskin.
“Saya tidak mengerti dan tujuannya apa Aceh Singkil menyandang salah satu Kabuten termiskin?” Cetusnya.
Dalam acara itu, Muslim Ayub berharap kepada semua pihak agar mendukung program-program lanjutan Bupati, Baik dari sisi Infrastruktur, pertanian, kelautan, perikanan dan industri, demi kesejahteraan masyarakat luas khususnya Aceh Singkil.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, juga menghimbau kepada seluruh peserta yang hadir untuk memberikan dukungan dan apresiasi serta perhatiannya kepada salah satu anggota DPR-RI itu, karna Muslim Ayub adalah salah satu perwakilan rakyat Aceh dan perpanjangan tangan rakyat Aceh yang berada di pusat.
Dulmusrid juga menyinggung, dalam hal penggunaan Dana Desa yang semakin signifikan harus sesuai juknis dan transparan, karena kasus penyelewengan Dana Desa semakin menjadi sorotan.
“Dalam hal penggunaan Dana Desa harus sesuai juknis dan transparan, sebab belakangan kasus penyelewengan Dana Desa semakin disorot, kita tidak mau hal itu terjadi”. Tuturnya.








