
BUANAINDONESIA.COM, LHOKSEUMAWE – Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, H. Muzakir Manaf melantik ketua dan anggota majelis KPA Kuta Pase di aula hotel Lido Graha, Lhokseumawe, Jumat sore, 21 April 2017.
Pengukuhan ini sekaligus menegaskan kepada publik akan keberadaan KPA Kuta Pase yang akan mengelola organisasi dalam wilayah komandonya sendiri, lepas dari organisasi induk yaitu KPA Samudera Pase.
Wakil gubernur ini dalam kata sambutannya menagatakan, pemisahan organisasi mantan kombatan GAM ini bukan sebagai bentuk perpecahan seperti isu yang berkembang. Namun, ia meyakinkan para kader dan simpatisan, pembentukan daerah baru untuk memperjelas status keberadaan organisasi ini di setiap kabupaten dan kota di provinsi Aceh.
“Pengukuhan hari ini sesuai dengan peraturan nanggroe, jadi bek na isu-isu yang bahwa geutanyoe tajak reuloh Pase, tapi pemekaran nyoe untuk ta perjelas struktur KPA di kota Lhokseumawe” ujar Mualem, panggilan akrabnya, dihadapan anggota KPA dan simpatisan yang hadir. Mualem memberikan contoh seperti struktur organisasi KPA kota Langsa yang dimekarkan dari KPA kabupaten induk, Aceh Timur serta kota Subulussalam.
Mualem sempat bercanda saat memberikan `amanah` kepada Walikota Lhokseumawe, Suaidi Yahya untuk dapat membantu keberlangsungan organisasi yang baru ini, termasuk kesejahteraan anggota KPA pada saat hari besar Islam.
Berdasarkan Surat Peuneutoh dan Surat Angkeeyang dimiliki redaksi, KPA Kuta Pase dilahirkan dah sah secara administratif setelah Mualem menandatangani surat berkop logo buraq singa dan bintang bulan itu, 7 November 2016 yang lalu.
Adapun susunan majelis wilayah yang membawahi kota Lhokseumawe ini diketuai oleh Mukhtar Hanafiah (Ableh), wakil ketua Heriansyah Idris (Heri Pom) dan Keumeundan Operasi Wilayah (M. Juaeni bin M. Jafar (Pang Ben). Sementara mantan juru kampanye (jurkam) Muzakir Manaf pada Pilgub yang lalu, Saifuddin Yunus (Pon Pang) dinobatkan sebagai juru bicara wilayah selain juga didapuk sebagai penasehat.
Seremonial pengukuhan yang berlangsung singkat itu dihadiri puluhan kader, tamu dan undangan yang antusias mengikuti acara. Selain Suaidi Yahya, bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib juga nampak hadir, kemudian ketua DPRK Lhokseumawe, M. Yasir Umar, Sekda kota Lhokseumawe, Bukhari AKS, sejumlah kepala SKPD, ulama dan pejabat daerah lainnya.
Hanya saja, tidak terlihat di barisan tamu dan undangan Ketua KPA Wilayah Samudera Pase, Tgk Zulkarnaini bin Hamzah yang populer dengan panggilan Tgk. Ni.







