BUANAINDONESIA, LHOKSEUMAWE – pasca pengumuman kelulusan ratusan siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau SMA, melakukan komfoi dan Ugal-Ugalan di jalan raya, akibatnya para pengguna jalan banyak Resah.
Amatan Media ini, Komfoi dan huga-hugalan ratusan Siswa terlihat di Jalan Darussalam, hingga jalan merdeka sampai kepusat kota Lhokseumawe, bahkan beberapa kali nyaris terjadi kecelakaan dengan sesama pengguna jalan.
Salah satu pengguna jalan Jailani, kepada Media ini mengaku kesal terhadap aksi yang di lakukan Siswa dijalan raya tersebut. “Kegiatan yang dilakukan oleh para Siswa itu sungguh sangat tidak beretika, serta dapat mengancam keselamatan mereka, serta keselamatan pengguna jalan yang lain,”keluh Jaelani.
Menurut Jaelani, Seharusnya para siswa merayakan kelulusan dengan acara Zikir atau dengan hal-hal yang bernuansa Islimi, “Sebaiknya merayakan dengan zikir bukan seperti itu.” Tandanya.
Jailani berharap kepada setiap kepala sekolah dan Pihak Dinas terkait untuk mengingatkan Siswa mereka, agar hal seperti ini tidak ditiru oleh siswa lain yang nantinya akan menamati bangku sekolahnya pada tahun depan, pasalnya hal seperti ini bertentangan dengan penerapan Syari,at Islam, apa lagi Siswa melaksanakan Komfoi dan Huga-hugalan di Jalan pada saat sudah terdengar penbacaan Ayat Suci Al,Aqur,an pada setiap Mesjid di Kota Lhoksemawe untuk Menyonsong Azan Magrib.
Sementara itu ketua MKKS untuk sekolah kejuruan, saat di komfirmasi media mengungkapkan, pihan nya telah mengingatkan para siswa sebelum mengumumkan hasil kelulusan, dirinya telah menghimbau kepada semua kepala sekolah SMKN untuk mengungatkan siswanya agar tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban Lalulintas dan mengganggu kenyamanan orang lain.
Sementara itu M.Ali ketua MKKS untuk SMAN saat di komfirmasi melalui telpon genggam menyebutkan, pihaknya juga telah mengingatkan semua kepala sekolah untuk menghimbau kepada siswanya agar jangan melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat menggangu ketertiban umum, dan juga telah melapor ke Poksek-Polsek masing-masing Kecamatan untuk membatu mengawasi siswa pasca pengumuman kelulusan, ungkapnya.








