Pemilihan Duta Wisata Terkesan Tertutup. Ini Kata Pengiat Wisata Aceh Jaya

25.048 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH JAYA – Pemilihan Duta Wisata Aceh Jaya 2018, yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu menyisakan kekecewaan pemuda dan pemudi di kabupaten ini. Beragam komentar tidak sedap terhadap acara tersebut bermunculan. Itu dipantik oleh dugaan tertutupnya acara pemilihan Agam – Inong Aceh Jaya. Baik Dari dimulainya kegiatan, hingga berakhirnya acara seremoni Duta Wisata tersebut. dengan alasan, banyak yang tidak mengetahuinya.

(Baca: Pemilihan Duta Wsata Aceh  Jaya 2018 Terkesan Tertutup)

Salah satunya, Seperti yang disampaikan Almuzzammil, Ketua Pengiat Wisata Aceh Jaya, kepada media, Jumat 21 September 2018, petang, ia melihat tidak ada keterbukaan dan transpransi yang dilakukan oleh panitia kegiatan khususnya bidang pariwisata Aceh Jaya.

Padahal, Menurut dia, Event Duta Wisata yang rutinitas dilaksanakan setiap tahunnya di Kabupaten Aceh Jaya, bisa menjadi sebuah event yang sangat besar dan bergengsi seperti daerah lainnya, “Pemilihan Duta Wisata yang dilaksanakan ini terkesan ditutupi,” ujar Almuzzamil. Karena banyak yang tidak mengetahui kapan dimulainya, siapa orang – orang yang mengikuti, dari kecamatan mana saja pesertanya, dan Agam – Inong dari kecamatan mana pemenangnya. Tahu – tahu, sudah ada pemenangnya saja”, ungkap dia.

Yang menjadi pertanyaan di Duta Wisata Aceh Jaya ialah, sambung dia, apa mungkin event seperti Duta Wisata itu dibuat dengan dadakan, seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pemuda Olah Raga Aceh Jaya kepada media, beberapa hari lalu.

Dia juga menilai, pelaksanaan pemilihan Duta Wisata yang dilaksanakan selama ini, belum membawa perubahan yang siqnifikan. Khususnya kepada wisata di Aceh Jaya. Dimana letak kelemahannya, mungkin hanya pihak – pihak tersebut yang mengetahuinya. “Kepada pemerintah kabupaten sendiri, khususnya dinas terkait, harus bisa melihat kepada hal – hal yang mampu mengangkat potensi di bidangnya. Misalnya bidang – bidang terkait yang ada di dinas itu. Berikan pos – pos kerja tersebut sesuai dengan bidangnya masing – masing. Bukan diberikan kepada orang yang tidak membidangi”, tandasnya.

“Sehingga bila event seperti ini dilaksanakan nantinya, bisa lebih terbuka dan transparan tidak terkesan ditutupi atau tertutup seperti yang sudah.” Sambungnya.

Apalagi saat ini, peran dari media sangat penting, sehingga segala kegiatan yang berdampak positif bagi kemajuan daerah yang dilakukan dapat ter – expose, baik melalu media cetak, elektronik dan online.

Dikatakan Ketua Pengiat Wisata Aceh Jaya. Bahwa Dia sangat mendukung apa yang disampaikan Bupati Aceh Jaya, Teuku Irfan TB beberapa waktu lalu, melalui media online. Tentang Segala kegiataan yang berhubungan dengan kegiatan pemangku daerah, SKPK, untuk dilibatkan media. Sehingga, segala bentuk kegiatan yang dilakukan dapat dibaca atau dilihat oleh masyarakat. Baik dalam wilayah kabupaten maupun di luar kabupaten, “ini sangat berdampak positif bagi perkembangan Kabupaten Aceh Jaya kedepannya”, tambah dia.

(Baca : Acara Duta Wisata Aceh Jaya 2018 Terkesan Tertutup ini Kata Bupati Teuku Irfan TB)

“Aceh Jaya ini milik kita bersama, bukan kelompok atau apapun. Berbicara Aceh Jaya, ialah berbicara bagaimana cara kita, khususnya generasi penerus dalam membangun kabupaten ini menjadi lebih baik kedepannya. Dan ini perlu peran kita semuanya”. tutup Almuzzamil.

Bagaimana Menurut Anda?