Penari Cilik Pukau Pengunjung PKA Banda Aceh.

18.442 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDA ACEH – Tarian di atas panggung dari Ratu Silvara (12) peserta kontingen penari ratoh jaroe kecamatan Teunom Aceh Jaya. hebohkan para pengunjung PKA ke VII, di Komplek Taman Ratu Safiatuddin, Jumat malam(10/8/2018).

Amatan media di lokasi, Ratu Silvara yang tergabung dalam peserta tari ratoeh  jaroe, merupakan salah satu peserta yang menjadi pusat perhatian. Karna selain
gerakan tubuhnya yang begitu cepat dan lincah, usia nya pun lebih muda dari penari lain.

Saat beranjak turun dari  panggung usai tampil, Ratu yang terlihat lelah langsung di sapa pembawa acara dengan mengajukan beberapa pertanyaan. Diantaranya. Mengenai sekolan

“Adek sekolah kelas berapa?”. Kelas 6 MIN bg”, sebut Ratu, sambil tersenyum kecil. Ya Allah, Anak sekecil ini udah belajar nari?” Sapa MC dengan wajah terkesima seakan tidak percaya.

“Ini menjadi contoh dan motovasi bagi anak – anak yang lain. Ratu dari kecil sudah belajar melestarikan seni dan budaya Aceh”. Tandas MC kepada pengunjung.

Saat Ratu meninggalkan panggung, tampak tepuk riuh tangan penonton membahana diberikan kepada Ratu Silvara.

Helmi selaku tim pendamping tari ratoeh jaroe kepada media mengatakan, Ratu Silvira merupakan anak dari Darmili Jalil, masih menginjakkan kaki di bangku kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah Negeri(MIN) Gampong Baro Teunom.

Helmi menjelaskan, sanggar tari ratoeh jaroe sudah dibina sejak dua tahun. Anak – anak sangar tari ratouh jaro masih butuh pembinaan. Sehinga pada even berikutnya, kita bisa tampil  bagus dan  bisa bersaing dengan daerah – daerah  lain, harap Helmi.

Kemudian, lanjut Helmi, kepada pemerintah daerah khususnya yang membidangi kebudayaan, agar diberikan dukungan dan fasilitas  baik moral maupun materil. Sehingga  akan melahirkan generasi  handal untuk semua jenis sanggar tari, tidak hanya satu tarian saja, pinta dia.

“Kedepan nanti,  tambah Helmi, kalau bisa difasilitasi metode  kepelatihan sanggar tari. Jadi kalo ada even besar seperti PKA dan perlombaan seni lainya, kita sudah punya pelatih sendiri, tidak harus mengundang pelatih dari luar”.

Sedangkan untuk kebutuhan alat tampil, Alhamdulillah untuk saat ini kita dapat Hibah dari gampong, tutup Helmi.

Bagaimana Menurut Anda?