PT.HK Tak Bayar Gaji Pekerja, Pululan Buruh Duduki Rusunawa IAIN Langsa

16.337 dibaca
PT.HK Tak Bayar Gaji Pekerja Pululan Buruh Duduki Rusunawa IAIN Langsa
Puluhan pendemo duduki rusunawa senin (02/05/16)

LANGSA, Buanaindonesia.com – Puluhan orang buruh outsourcing yang bekerja pada proyek pembangunan rumah susun mahasiswa (Rusunawa), putri Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Zawiyah Cot Kala Langsa, melakukan demonstrasi dengan menduduki Bangunan yang baru saja dikerjakaannya. Senin (02/05/16)

Demonstrasi yang dilakukan puluhan buruh ini bertujuan, untuk menuntut pihak perusahaan yang mempekerjakan mereka. dalam hal ini PT. Hutama Karya (PT. HK), salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Agar membayar upah.

Mahdi, salah seorang kepala tukang pada Buanaindonesia.com mengatakan, bangunan sudah selesai dikerjakan. Namun upah belum dibayar oleh pihak perusahaan  mencapai Rp200Juta lebih.

“Kami tidak tau mau menghubungi siapa, orang yang menyuruh kami Saiful warga Matang Slimeng juga tidak bisa di hubungi, kami minta PT. Hutama Karya harus bertanggung jawab tentang gaji kami. Karna, setau kami bangunan ini di kerjakan oleh banyak perusahaan, selain PT HK ada sub kontraktor CV. Merak Jaya, dengan penanggung jawab CV. Langsa Indah Lestari,” terang Mahdi.

Senada juga di sampaikan konsultan proyek Wiwiet. Bahkan Wiwit merasa kebingungan karena perusahaan BUMN seperti PT.HK masih nunggak bayar upah pekerja. Padahal, proyek nya ada dimana mana,

Untuk saat ini kata Wiwit, ada tiga bidang pekerjaan yang belum di bayar ongkos kerja buruh, di bagian pemasangan besi dan bangunan dari total uang Rp 204.900.000 sudah di bayar Rp117.000.000 dengan sisa uang yang belum di bayar Rp 87.900.000 dengan kepala tukang Asril.

Untuk bagian besi lanjut Wiwit, Rp 365.214.000 yang sudah ambil Rp 292.500.000 tinggal sisa Rp 72.714.000, sementara untuk bagian flafon Rp 192.000.000 yang baru di bayar Rp 114.000.000 sisa nya Rp87.000.000 hingga saat ini belum di bayar.

Sementara PT. Hutama Karya sudah dua kali di konfirmsi melalui emailnyapthk@hutamakarya.com. Namun hingga berita ini di turunkan belum ada jawaban, begitu juga dengan orang kepercayaan PT. HK bernama Saiful.  Ketika di hubungi  melalui ponselnya dengan nomor 08116708184. Tidak ada jawaban.

Editor; Karnadi

Bagaimana Menurut Anda?