ACEH, Buanaidonesia.com- Bupati Aceh Timur Hasballah M. Thaeb (Rocky) Rabu (27/01) sekitar pukul 11:00 Wib meresmikan Conservasi Respon Unit (CRU) Karantina Gajah dengan Tema “Lindungi Gajah Untuk Kelestarian Hutan” di Desa Bunin, Kecamatan Serbajadi Kabupaten Aceh Timur.
Selain Bupati Hasballah M. Thaib (Rocky) hadir juga Wakil Bupati Syarul Bin Sahmaul, Dandim Aceh Timur Letkol Inf Endra Saputra, Kajari Idi M. Ali Akbar SH, Wakil Ketua II DPRK Samsul Akbar, Ketua BKSDA Aceh Genman S. Hasibuan, Sekda Atim M. Iksan Ahyat, Direktur Forum Konservasi Leuser (FKL) Rudi Putra, Para SKPA dan Camat sekabupaten Aceh Timur.
Bupati Rocky dalam sambutannya, meminta seluruh lapisan masyarakat termasuk perusahaan perkebunan untuk melindungi satwa liar seperti gajah, hal itu dinilai penting agar lingkungan tetap terpelihara dan lestari.
“Tidak ada alasan membunuh gajah, apalagi membunuh untuk mengambil gadingnya. Oleh karenanya, mari kita lindungi satwa seperti gajah dan berbagai jenis satwa dilindungi lainnya. Sehingga, kesimbangan sumber daya alam hayati tetap terjaga.” Kata Rocky
Bupati berharap, Semua lapisan masyarakat menjaga populasi gajah di Aceh yang dinilai belakangan terus berkurang, “Pemerintah berharap, dengan adanya CRU konflik gajah dengan manusia dan konflik gajah dengan perusahaan di Aceh Timur dapat terselesaikan. Apalagi, pemerintah telah menyediakan 5500 hektar lahan sebagai lokasi penangkaran gajah di wilayah ini, ‘ujarnya.(Kontributor:M. Abubakar)








