Satu Tahun Kepemimpinan Abusama–Misnadi, Pemkab OKU Selatan Percepat Pemerataan Pembangunan Infrastruktur

1.632 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID OKUS– Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai sektor.

Tidak hanya fokus pada pembangunan jalan, sektor kesehatan dan pendidikan juga menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Infrastruktur dinilai sebagai kebutuhan dasar masyarakat yang sangat penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati OKU Selatan Abusama, SH mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar menghubungkan wilayah satu dengan wilayah lainnya di Kabupaten OKU Selatan. Lebih dari itu, infrastruktur merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang harus terus dipenuhi oleh pemerintah.

“Infrastruktur ini bukan hanya jalan penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang terus berupaya kami penuhi,” ujar Abusama.

Selama satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati H. Misnadi, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan telah mengalokasikan dana miliaran rupiah untuk pembangunan infrastruktur, mulai dari perbaikan, peningkatan jalan, hingga pembangunan fasilitas pendukung lainnya.

Meski demikian, Bupati mengakui bahwa kondisi keuangan daerah saat ini membuat pelaksanaan pembangunan belum dapat dilakukan secara maksimal. Oleh karena itu, pembangunan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.

“Semua dilakukan secara bertahap. Dalam setiap pertemuan dengan masyarakat, kami selalu menyampaikan dan menjelaskan kondisi keuangan daerah yang ada,” jelasnya.

Untuk mempercepat pembangunan daerah, Bupati juga melakukan berbagai upaya “jemput bola” dengan mencari dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan hingga melakukan kunjungan ke sejumlah kementerian di tingkat pusat.

Upaya tersebut membuahkan hasil dengan diperolehnya berbagai bantuan untuk mendukung pembangunan di Kabupaten OKU Selatan.

Bupati Abusama juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat di wilayah yang pembangunan infrastrukturnya belum optimal. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya mempercepat pembangunan melalui berbagai sumber anggaran, baik dari APBD, bantuan provinsi, maupun pemerintah pusat.

“Ini akan terus kami upayakan, baik melalui APBD, bantuan provinsi maupun pemerintah pusat. Bahkan di beberapa wilayah kami turun langsung bergotong royong bersama masyarakat untuk memperbaiki jalan,” ungkapnya.

Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan telah melaksanakan pembangunan dan rehabilitasi sejumlah ruas jalan strategis yang menghubungkan pusat ekonomi, kawasan pendidikan, serta fasilitas pelayanan kesehatan.

Peningkatan kualitas jalan ini bertujuan memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung distribusi hasil pertanian dan UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Adapun beberapa ruas jalan yang telah ditingkatkan antara lain Ruas Jalan Simpang Aji – Simpang Lubuk Dalam, Ruas Jalan Kota Batu – Heni Arong, Trans Lubar – Karang Agung, serta pembangunan Jembatan Tipe B Komering IV (Simpang) dan berbagai pemeliharaan jalan lainnya di wilayah OKU Selatan.

Bupati berharap kondisi keuangan daerah ke depan semakin membaik sehingga berbagai program pembangunan dapat direalisasikan secara maksimal.

“Tahun 2026 ini masih ada efisiensi anggaran, dan kondisi ini tidak hanya terjadi di OKU Selatan tetapi juga di seluruh Indonesia. Mudah-mudahan pada tahun 2027 kondisi keuangan daerah semakin membaik sehingga program pembangunan bisa lebih maksimal,” ujarnya.

Selain infrastruktur jalan, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan juga melakukan revitalisasi infrastruktur di sektor pendidikan dan kesehatan.

Di sektor pendidikan, pemerintah daerah membangun ruang kelas baru, merehabilitasi gedung sekolah, serta menyediakan berbagai sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar. Peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan juga dilakukan melalui pelatihan tenaga pendidik serta penguatan sistem pembelajaran berbasis teknologi.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi para peserta didik.

Sementara itu, di sektor kesehatan, pemerintah daerah terus memperkuat fasilitas layanan melalui pembangunan dan renovasi puskesmas, peningkatan peralatan medis, serta penambahan tenaga kesehatan.

Bahkan, Kabupaten OKU Selatan juga berhasil memperoleh dana miliaran rupiah untuk pembangunan RSUD Muaradua, baik untuk pembangunan gedung maupun fasilitas penunjang layanan kesehatan.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang cepat, merata, dan berkualitas hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

Pemerintah Kabupaten OKU Selatan menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar proyek fisik, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat dan para pemangku kepentingan, pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup masyarakat OKU Selatan.

Bagaimana Menurut Anda?