Sempat Tarik Ulur, Akhirnya RAPBK 2017 Di Perbupkan

11.737 dibaca

BUANAINDONESIA.COM, ACEH – Sebelumnya Rancangan Anggaran Pembangunan Belanja kabupaten ( RAPBK ) sempat menjadi tarik ulur antara 10 Anggota DPRK Abdya bersama Anggota 14 yang tidak mau menandatangani,sehingga RAPBK 2017 diperbup pada beberapa bulan lalu.

Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Jufri Hasanuddin akhirnya mengesahkan Rencana Anggarana Pembangunan Belanja Kabupaten (RAPBK) Abdya melalui Peraturan Bupati (Perbup) setelah menunggu proses evaluasi oleh Pemerintah Aceh.

Hal itu disampaikan  oleh Bupati Abdya,Ir Jufri Hasanuddin,MM saat sejumlah Awak Media menjumpai di kediamannya pendopo Bupati Abdya,Didesa Gelimpang Payong Kecamatan Blangpidie,” Selasa 28 Februari 2017

“Menurutnya Jufri,Kemarin (Senin,27/2/2017) sudah disahkan, inilah yang membuat perbup sedikit lama ditandatangani, karena harus bertarung untuk mempertahankan anggaran yang berhubungam dengan rakyat tetap masuk dalam APBK Abdya”, ungkapnya.

Diterangkannya, Perbup yang sudah sah itu masih memuat sejumlah  bantuan sosial berupa santuan anak yatim, fakir miskin dan janda menahun seperti tahun sebelumnya. Berikutnya bantuan untuk pondok pasantren, mesjid dan TPA dan juga untuk honor tenaga kontrak juga tersedia di APBK Abdya tahun 2017.

“Menyangkut bansos, saya tetap perjuangkan, karena masyarakat jangan sampai terzalimi akibat anggaran Perbup, anggaran pun di politisir”, tegasnya.Selanjutnya, awalnya bantuan sosial tersebut ditolak dalam perbup, namun setelah dibahas beberapa kali, Alhamdulillah programnya tertampung dalam nomenklatur lainnya. “Bukan soal sekedar disahkan Perbup atau tidak, tetapi bagaimana semua kepentingan rakyat bisa terlayani,” Paparnya.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada anggota dewan yang telah membahas APBK Abdya 2017, meski tidak berhasil di paripurnakan yang akhirya harus diperbupkan. “Setelah disahkan perbup kini tidak adalagi blok 11 dan blok 14 semua harus satu membangun Abdya,” mintanya.

Bagaimana Menurut Anda?