SMKN 1 Calang Bersama Puskesmas Lakukan Vaksinasi Tetanus Difteri Di Sekolah

14.476 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH JAYA – Dalam rangka Mencegah merebaknya wabah Difteri yang menjadi momok menakutkan bagi masyarakat, khususnya Aceh Jaya, tim Puskesmas Calang melakukan imunisasi kepada siswa sekolah.

Salah satunya melakukan Vaksinasi Td (Tetanus difteri) kepada seluruh siswa di SMKN 1 Calang, di lingkungan sekolah tersebut Senin (15/01/18).

Erlina, A.Md.Keb, petugas imunisasi mengatakan, imunisasi ini bertujuan untuk mencegah bertambahnya korban dari penyakit difteri (tekak tenggorokan), yang di awali seperti radang, deman ringan lebih kurang 23 hari.

“Kami datang Atas undangan, kami merespon cepat. Karena salah satu siswa sekolah ini yang di duga terkena difteri. Saat ini sedang di rawat di RSUD Teuku Umar Calang”. Katanya.

Untuk mencegah merebaknya difteri di masyarakat, sambung dia, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Calang, menghimbau agar imunisasi ini dapat dilakukan maksimal tiga kali.

“untuk suntik pertama, jaraknya dengan suntik ke dua satu bulan, setelah itu antara suntik ke dua dan ke tiga dalam jarak enam bulan. Dan ini harus. Imunisasi yang dilakukan saat ini, lebih di utamakan kepada anak usia 19 tahun kebawah, sehingga KLB difteri ini dapat dicegah dikemudian hari nya”. Tandasnya.

Petugas imunisasi, sambung dia, mengharapkan sekolah-sekolah lainnya dapat mengikuti seperti yang dilakukan oleh SMKN 1 Calang tersebut. Sehingga, Difteri tidak menyebar luas di Kabupaten Aceh Jaya.

Syaribuddin, Kepala sekolah SMKN 1 Calang mengatakan, dia juga turut prihatin dengan kondisi KLB Difteri yang terjadi di Aceh Jaya saat ini. Sehingga ia mengambil insiatif dengan mengundang petugas Peuskesmas Calang datang kesekolah yang di pimpinnya.

“Karena selama ini siswa-siswi tidak terarah untuk melakukan imunisasi Td. Apalagi salah satu siswanya di duga terkena difteri”, imbuh Kepsek.

Imunisasi ini kita lakukan bagi siswa yang mau saja, kita tidak memaksa harus melakukan imunisasi. Ini juga grati, tidak ada pungutan biaya apa pun, baik dari kami maupun puskesmas.

Bagaimana Menurut Anda?