BUANAINDONESIA. CO. ID, ACEH TIMUR – Pengangkutan material PT. Medco dari pelabuhan Kuala Simpang Lhee, kecatan.Julok, ke lokasi CPP yang berkapasitas Ratusan TON dengan menggunakan jalan umum yang sering dilalui dan digunakan oleh masyarakat sekitar, dinilai tidak layak digunakan oleh perusahaan, sehingga kondisi jalan saat ini sudah mulai hancur, sehingga masyarakat di sana sudah mulai sulit melalui jalan itu.
Untuk itu Masyarakat meminta kepada Pemerintah Kababupaten aceh timur, untuk dapat meninjau kembali pemberian ijin penggunaan jalan tersebut kepada perusahaan, Pasalnya jalan itu memang sangat tidak layak digunakan oleh perusahaan.
“Memang kita semua tahu adanya mega proyek di Aceh Timur, dan itu juga merupakan salah satu upaya demi kemakmuran Masyarakat di Kabupaten ini , tepapi yang kita rasakan sekarang malah sebaliknya,” Ungkap Rahmatsah putra, S.Pd. yang saat ini di percaya sebagai Ketua KNPI Kecamatan Julok.
Kita meminta agar pemerintah jeli dalam hal pemberian izin penggunaan Fasilitas Milik Pemerintah Aceh Timur, karena menurut Rahmat pereusahaan sudah memiliki Site plant dan alokasi anggaran atas pekerjaan tersebut sehingga dalam hal pelaksaanan tidak ada pihak-pihak yang merasa dirugikan
Rahmatsah mengingatkan, pihak perusahaan yang merasa telah menggunakan fasiltas milik masyarakat aceh timur khususnya Kecematan julok, agar segara dapat memperbaiki jalan yang telah hancur akibat angkutan material milik perusahaan, sehingga proses pelaksanaan pekerjaan dapat terlaksana sesuai dengan yang direncanakan.








