Teuku Irfan TB Tinjau Proyek Pompanisasi Mangkrak

11.675 dibaca
Bupati Aceh Jaya Teuku Irfan TB. Saat meninjau pompanisasi yang dibangun tahun 2016 yang hingga saat ini belum berfungsi. di Gampong Sapek, Pantee Kuyun dan Gunong Meunasah, Kecamatan Setia Bakti Minggu (12/08/218).
Bupati Aceh Jaya Teuku Irfan TB. Saat meninjau pompanisasi yang dibangun tahun 2016 yang hingga saat ini belum berfungsi. di Gampong Sapek, Pantee Kuyun dan Gunong Meunasah, Kecamatan Setia Bakti Minggu (12/08/218).

BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH JAYA – Bupati Aceh Jaya Teuku Irfan TB. meninjau langsung pompanisasi yang dibangun tahun 2016 yang hingga saat ini belum berfungsi. Itu dilakukan Disela pembagian Aslureti kepada 22 orang lansia di Gampong Sapek, Pantee Kuyun dan Gunong Meunasah, Kecamatan Setia Bakti Minggu (12/08/218).

Penyalurkan Asistensi Sosial Lanjut Usia Resiko Tinggi (ASLURETI) bagi lansia usia 70 tahun keatas di Kecamatan Setia Bakti, itu berdasarkan pengaduan warga setempat.

Geuchik Gampong Sapek, Izwar mengungkapkan, proyek pompanisasi di gampongnya tersebut dibangun pada tahun 2016, hingga saat ini belum dimanfaatkan. Ia berharap, agar Pemerintah Aceh Jaya, dapat melanjutkan proyek tersebut agar dapat mengairi 192 hektar sawah di Gampong Sapek.

Sementara, untuk proyek pompanisasi di Gampong Pante Kuyun telah rampung dikerjakan dan dapat digunakan, tetapi yang menjadi kendala masyarakat setempat tidak mampu untuk membeli pulsa listrik untuk mengoperasikan pompanisasi tersebut, tambah Geuchik Pante Kuyun.

Karena, tukasnya, pada saat dilakukan ujicoba beberapa waktu lalu dalam waktu setengah hari membutuhkan pulsa listrik sebesar Rp. 300.000 ribu. Sementara air yang dihasilkan belum mencukupi untuk mengairi seluruh sawah di gampong tersebut.

Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Aceh Jaya akan segera mengadakan rapat bersama SKPK terkait tentang tindak lanjut proyek pompanisasi tersebut.

Apakah akan dilakukan dengan menggunakan sistem solar (tenaga surya) atau yang lain, kata Irfan TB. Nanti akan dilakukan evaluasi segera untuk menemukan solusi atas permasalahan tersebut, tandasnya.

Menurut informasi yang dihimpun media, bukan hanya di tempat tersebut saja yang ditemukan. Tetapi ada beberapa tempat lainnya. Seperti Desa Curek Kecamatan Krueng Sabee, ada pompanisasi yang belum berfungsi diakibatkan beban yang harus ditanggung oleh masyarakat.

Sedangkan proyek yang tidak berfungsi tersebut diperkirakan ada tiga titik lokasi dengan nilai ratusan juta, dan juga proyek lainnya yang mangkrak di Desa Curek tersebut dengan nilai 1sampai 3 Milyar. Menurut sumber terpecaya media ini, proyek tersebut belum difungsikan, dan banyak kendala.

Turut mendampingi Bupati Aceh Jaya, Kadis PUPR Rusman Salam.  Camat Setia Bakti, Ibnu Abbas SE Kabag Humas Setdakab Ag. Suhadi.

Bagaimana Menurut Anda?