BUANAINDONESIA.COM, ACEH – Isu yang merebak di Kabupaten Aceh Barat Daya ( Abdya ) , seperti adanya penculikan anak yang diambil organ tubuhnya sangat meresahkan para orangtua yang memiliki anak kecil.
Apalagi isu tersebut merebak sampai di media sosial, seperti di facebook maupun grupBBM serta WhatSApp (WA).
Ani, warga Padang Baru Kecamatan Susoh,yang memiliki dua orang anak usia 6 dan 1tahun mengaku sempat kaget juga dengan kabar adanya penculikan anak.
“Mulanya saya anggap benaran, eh ternyata informasi yang disampaikan beberapa tetangga saya itu ternyata dibesar-besarkan,” ungkapnya.Sabtu 18 Maret 2017.
Hal yang sama juga Diungkapkan Warga lainnya,Rosita Warga Blangpidie,mengaku resah akan beredarnya isu tersebut. Banyak dari mereka mengaku merasa tidak tenang tat kala anak mereka berada di sekolah maupun tempat pengajian.
“Isunya sudah beredar luas. Kami merasa tidak tenang jika anak sedang berada di sekolah atau ditempat pengajian,” katanya.
Yang lebih meresahkan lagi, lanjut ibu ini, pemberitaan terkait penculikan anak tersebut juga sering disiarkan melalui televisi. Meski kejadian itu bukan di Abdya, namun hal ini setidaknya cukup membuat para IRT keresahan.
“Di televisi pernah saya lihat pemberitaan penculikan anak. Meski berita yang disiarkan itu bukan di Abdya, setidaknya dengan isu itu para ibu-ibu cukup dibuat tidak nyaman, apalagi sejak beberapa hari terakhir kami sering mendapat pesan singkat melalui BBM yang intinya di Abdya telah terjadi pencobaan penculikan anak,” katanya.
Menanggapi Hal itu,Kapolres Abdya,AKBP Hairajadi,SH melalui Kapolsek Blangpidie,Iptu Karnofi,Sabtu (18/3/2017) mengatakan, sampai sekarang belum ada kasus yang dilaporkan terkait penculikan anak.
“Namun demikian tentunya kami himbau agar masyarakat tidak perlu resah dan tetap melaporkan kepada kami menyangkut informasi sekecil apapun terkait kamtibmas,”Demikian Katanya.










