BUANAACEH.COM – Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Safaruddin,SH. kembali memberikan somasi kepada pemilik akun social media Facebook, tepatnya di hari minggu (09/10/16)
Nyak Tafar sapaan akrab Safaruddin memperingati secara keras kepada seorang pemilik akun media social Facebok dengan nama akun Fahmi Buchari, akun ini telah menebar kembencian dan ancaman yang bersifat SARA melalui postingannya.
Pada postinyan akun itu bertuliskan kalau ahok tidak di tangkap maka kami di Aceh akan pergi ke jakarta untuk memotong kepala rezim yahudi ini dan seluruh cina di aceh kami potong leher”dengan gambar kepala ahok terpotong yang di injak dengan sepatu laras panjang. Menurut ketua YARA, tindakan yang dilakukan pemilik akun ini telah membuat masyarakat Aceh yang keturunan China resah dan menganggu ketentraman serta kerukunan umat beragama di Aceh.
Mengkaitkan permasalahan Ahok tentang konflik politik yang dalam pandangan kami sudah mengandung unsur sara di Jakarta dengan kerukunan umat beragama dan perdamaian di Aceh adalah suatu hal yang tidak ada korelasinya, jika saudara membenci Ahok kami sarankan agar segera berangkat ke Jakarta dan langsung menemui yang bersangkutan di Balai Kota Jakarta dan tidak perlu menebar ancaman dan permusuhan dengan unsur SARA di Aceh,” Jelas Safaruddin.
Ketua YARA memberikan waktu bagi pemilik akun ini untuk memberikan klarifikasi dan permohonan maaf atas potingan tersebut.
“Kami beri saudara waktu sampai senin pukul 12.00 wib tanggal 10 Oktober 2016 untuk memberikan klarifikasi dan permintaan maaf atas perbuatan saudara yang telah menyebar kebencian dan ancaman terhadap umat beragama dan suku bangsa di Aceh. jika sampai waktu tersebut somasi ini tidak di indahkan maka kami akan melaporkan perbuatan saudara ke Polda Aceh.” tegas Safaruddin yang juga ketua TPM Aceh










