ACEH, Buanaindonesia – Aksi sekelompok pemuda yang tergabung dalam aksi balapan liar (bali), pada Jum’at (06/05) malam nyaris telan korban jiwa. Korban menjalani perawatan di Puskesmas, korban bernama Muhammad Bin Gade (22), warga Desa Tunong Bugeng, Kecamatan Darul Falah.
Kapolsek Nurussalam Ipda Aiyub mengatakan, kronologis kejadian bermula saat korban bersama 4 (empat) kawanya dengan menggunakan 2 (dua) sepeda motor hendak pulang ke rumah mereka masing-masing pada malam itu sekira pukul: 23: 00 WIB.
Sesampainya di depan Café (Reg) Baroh Bugeng, Kecamatan Nurussalam, laju kendaraan korban dipotong oleh pelaku yang diduga Wahyu warga Desa Ujong Tunong, Kecamatan Julok.
Pelaku yang saat itu berjumlah sekitar 10 orang kemudian menanyakan kepada korban, tentang alasan korban saat melintas di depan pelaku menarik gas sepeda motor dengan kencang. dan dijawab tidak ada tarik-tarik gas.
Terjadilah adu mulut yang berujung penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan tangan, ada juga pelaku yang menganiaya mengunakan rantai sepeda motor hingga berakibat korban mengalami luka di bagian kepala, dahi lebam, luka bagian dada. Hingga korban tidak sadarkan diri.
Mengetahui korban sudah tak berdaya, pelaku melarikan diri, korban akhirnya dibantu kawannya yang selamat dibawa ke Puskesmas Julok dan menghubungi keluarga korban.
Mengetahui Adiknya menjadi korban penganiayaan, saat itu juga Rasyidin Bin Gade yang merupakan abang korban kemudian membuat laporan ke Polsek Nurussalam. Memperoleh laporan tersebut, Polisi langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan sekaligus mencari alat bukti dan saksi.
“Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan secara intensif dan kami akan menindak tegas kepada para pelaku aksi balap liar apalagi disertai dengan tindak pidana (penganiayaan).” Pungkas Kapolsek Nurussalam Ipda Aiyub.








