Aksi Super Damai Di Kota Lhokseumawe, Tuntut Penahanan Terhadap tersangka Ahok

13.449 dibaca

BUANAACEH.COM, LHOKSEUMAWE – Puluhan Ormas Islam, serta Mujahidin dan mujahidah, juga tokoh  Ulama di Kota Lhokseumawe melakukan Aksi super damai, Jumat 2 Desember 2016, aksi tersebut bertempat di halaman Mesjid Jamik Islamiksenter, dalam acara tersebut juga dihadiri ratusan santri dan santriwati dari berbagai  Dayah di Kota Lhokseumawe juga Masyarakat.

Dalam Acara Solidaritas Aksi Damai yang di prakarsai oleh Gerakan Muslim Pase Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), terkait dengan kasus penistaan Agama yang di lakukan oleh Gubernur non aktif DKI jakarta Basuki Cahya Purnama (AHOK).

Sekjen MUNA Kota Lhokseumawe, Tgk Sulaiman Daud, dalam orasinya beliau meminta kepada pihak Penegak Hukum agar segera menahan tersangka pelaku penistaan Agama Islam, Basuki Cahya Purnama, seperti yang telah diperlakukan kepada  penista-penista Agama sebelumnya.

Guru besar Pengajian Kota Lhokseumawe Tgk,H.M.Isa juga melakukan orasi yang sama, mujahidin serta mujahadah yang berkumpul di Halaman Mesjid jamik yang menjadi Mesjid kebanggaan Masyarakat kota Lhokseumawe, bukan ingin melakukan makar, akan tetapi memita penahanan terhadap si penista Agama Islam.

Tokoh Ulama Gerakan Muslim Pase Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), mengatakan yahudi dan Nasrani tidak akan aman jiwanya juga tidak akan tentram jiwanya sebelum satu-satu Umat Islam di ajak masuk kedalam Agamanya, berdasarkan hal Tersebut dirinya tidak heran apa yang dilakukan Ahok cs, merusak Aqidah Umat Islam juga merusak ediologi warga Negara Indonesa yang kita cintai ini.

Menurutnya Indonesia di Perjuangkan dengan Darah dan AIR Mata dan Suara Takbir Para Ulama,di saat Negara ini belum Merdeka, Negara ini Bukan hadiah dari kafir, Indonesia ini merdeka, masyarakat bisa Hidup bebas, Polisi bisa nyaman, semua bisa aman, berkat Kalimat Takbir yang dikomandangkan oleh para Pahlawan sejak empat puluh lima tahun yang lalu, ungkapnya.

Sesudah acara selesai dan sebelum para peserta aksi super damai membubarkan diri, para pimpinan Ormas juga pimpinan Dayah ikut menantangani petisi yang tertulis desakan untuk penegak Hukum agar segera menahan tersangaka penista Agama Islam.

Bagaimana Menurut Anda?