BUANAACEH.COM, ACEH SINGKIL – Aset sekolah Dasar Negeri Tanah Merah Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil, bangunan gedung perumahan dinas guru yang dibongkar untuk pembangunan gedung baru, ruang kelas belajar(RKB)serta pembangunan gedung perpustakaan yang bersumber dari dana pusat (DAK) tahun anggaran 2016, merupakan aset sekolah di duga raib, pasal nya, seluruh bahan bangunan yang di bongkar tidak jelas keberadaan nya, menurut keterangan masyarakat yang enggan di sebutkan nama nya mengatakan,”bahan bahan bangunan bekas rumah dinas guru yang di bongkar tersebut di angkut kepala sekolah menggunakan mobil cery pick,up milik salah seorang warga seping baru dan mobil tersebut arah nya menuju kerimo”tutur nya.
Informasi lain yang di himpun media ini dari salah seorang guru di sekolah tersebut mengatakan”saya pernah memohon dua lembar seng bekas kepada kepala sekolah untuk menyisip dapur saya, namun tidak di kabul kan” pungkas nya.
Sementara itu komite Sekolah Tanah Merah, Jidek Angkat, ketika dikonfirmasi tetkait tentang aset tersebut”saya tidak di libat kan dalam pembongkaran sekolah tersebut, jadi saya tidak mengetahui kemana aset itu di gunakan oleh kepala sekolah,
Lanjudnya, menurut informasi yang saya dengar dari dewan guru, sebahagian dari aset sekolah itu di buat tempat parkir sepeda motor yang ukuran nya lebih kurang 3×4 meter, dirinya juga menambah kan mengenai cap stempel komite sekolah sampai hari ini tidak pernah di pegangnya, kalau kepala sekolah perlu tanda tangan saya, beliau datang kerumah saya, mengenai cap stempel(wallahu alam-RED)Kata komite tersebut.
Petugas pendataan aset dinas pendidikan kabupaten aceh singkil, Widia saat di konfirmasi senin 6 perbuari 2017 mengatakan”semua aset sekolah sudah menjadi wewenang dan tanggung sekolah itu sendiri”kata nya.
Salah seorang tokoh masyarakat pemerhati pendidikan Aceh Singkil yang diminta tanggapannya, terkait tentang aset dinas pendidikan mengatakan,” Aset seperti bangunan yang di musnah kan seperti seng misal nya,itu harus di buat berita acara oleh Kepala sekolah, apakah aset itu di berikan kepada rekan-rekan dewan guru atau di hibah ke Desa agar bisa di mamfaat masyarakat setempat, atau bisa juga di hibah kan ke pesantren terdekat, bukan di gunakan untuk pribadi kepala sekolah.
Menurutnya Barang-barang yang di bongkar di sekolah-sekolah, itu milik negara, bukan milik pribadi, lanjutnya seperti kepala sekolah di SDN 1 SIOMPIN kecamatan suro,semua aset sekolah pasca pembongkaran gedung sekolah, yang akan di bagun gedung baru,semua aset tersebut di hibah kan kepada masyarakat siompin atas nama Desa” katanya.
Kepala SD negeri Tanah Merah Kayarudin, yang baru angkat beberapa tahun ini menjadi kepala sekolah tersebut saat Media mencoba untuk melakukan konfirmasi, Senin 6 perbuari 2017, sekira pukul 10 Wib,tidak berada di kantor,” kepala pergi ke kantor kacab” tutur salah seorang guru di Sekolah tersebut.










