Langsa, Buanaindonesia.com – Tiga unit kapal berbendera Malaysia, diduga pelaku ilegal fhising di perairan Selat Malaka, Aceh, Indonesia di cincang oleh Polisi perairan yang di perbantukan di perairan Langsa.
Ketiga kapal tipe C itu saat ini di sandarkan di pelabuhan kuala Langsa, menunggu eksekusi penenggelaman, semua mesin dan barang barang berharga lainnya sudah di angkat ke lantai pelabuhan, dan tidak tahu atas perintah petinggi penegak hukum mana.
Pantauan buanaindonesia.com, Sabtu (26/3) di pelabuhan Kuala Langsa, ke tiga unit kapal asing yang diamankan kapal patroli KP Lory bantuan Mabes Polri sudah di cincang menggunakan mesin Sinso, kapal dengan nomor lambung PKFB 669, KHF 1959, FB 1035 sudah mulai kosong, semua barang berharga seperti mesin dan kayu gladak yang dianggap bagus mulai di selamatkan, oleh pihak ke amanan.
Sementara Kapten Kapal KP. Lory IPTU. Antonis Trias K saat di komfirmasi melalui WA nya membenarkan ketiga kapal asing pelaku ilegal fishing tersebut sedang di cincang. “iya pak, kami lagi melakukan cleaning dan pembukaan palka,”tulisnya.
Soalnya, sambungnya, tanggal 30 nanti akan diledakkan, jadi barang barang yang tidak berguna dan bisa menimbulkan polutan diangkat. “apalagi bagian palka dari kapal mereka diberikan gabus, jadi harus dibongkar.”tulis Antonis singkat.
Editor : Juan










