BUANAINDONESIA.COM, ACEH – Persimpangan jalan tengku Ahmad Kandang, bekas jalan rel Kereta api, yang saat ini telah dibangun oleh pemerintah menjadi jalan utama untuk menghidari padatnya arus lalulintas di jalan Medan-Banda Aceh, saat ini menjadi jalan yang ramai di lewati oleh pengguna jalan, baik roda dua atau roda empat, walaupun kondisi persimpangan jalan tersebut sudah terlihat rusak, dan tersekesan menanti kobar, namun jalan tersebut tidak pernah sepi dari hiruk-pikuk kenderaan. Amatan media ini di lokasi, kondisi persimpangan jalan tersebut sudah mulai terlihat rusak, dan para pengendara harus berhati-hati untuk melintas di persimpangan tersebut, meski sudah sering terjadi kecelakaan, namun kondisi seperti itu belum juga ada upaya perbaikan dari intansi terkait. Salah seorang warga setempat kepada Media ini menyebutkan, Persimpangan jalan teungku Ahmat kandang ramai di lalui kenderaan, walaupun kondisi di persimpangan sudah terlihat hancur, namun para penguna jalan terlihat sangat ramai melintas jalan ini, ungkapnya. Menurutnya, bila persimpangan jalan teungku Ahmad Kandang tidak segera diperbaiki, kita mengawatikan akan ada korban jiwanya, apalagi bila hujan bada jalan yang rusak digenangi air, sehingga tidah terlihat ada lubang dijalan itu, bahkan para pengendara sepeda motor sering terpeleset dan jatuh, ungkap warga. Salah satu pengendara yang melintas jalan tersebut mengungkapkan, saya tiap harinya melintas di jalan ini, selain untuk menghidari padatnya arus lalulintas di jalan protokuler yang kerap terjadi kemacetan, saya merasa lebih nyaman melewati jalan teungku Ahmat Kandang, dan merasa lebih cepat sampai ketujuan, pasalnya perjalanannya lebih lancar melewati jalur ini, tidak pernah terjadi kemacetan lalulintas, pungkasnya.









