Untuk Memaksimalkan Pasokan Energi Listrik Menjelang Bulan Ramadhan, Ini Kata Humas PLN

10.477 dibaca

BUANAINDONESIA.COM, ACEH – Hubungan pemadaman Listrik (Humas) PT PLN (Persero) Wilayah Aceh.  T. Bahrul Halid, meminta masyarakat memaklumi, atas pemadaman Listri, pasalnya untuk memaksimalkan keandalan, serta kontiyunya pasokan energi listrik menjelang Bulan Ramadhan, maka PLN melakukan uprating konduktor (penggantian kable) Tranmisi dari ACSR 240 mm2 kha 600 A. menjadi ACCC 310 mm2 kha 1200 A.

Pelaksanaan pekerjaan tersebut dimulai dari tanggl 2 April 2017, dan diperkirakan insya Allah selesai pada tanggal 22 Mei 2017

Pemadaman bergilir dalam beberapa waktu terakhir ini dikarenakan ada beberapa pembangkit sedang dalam pemeliharaan, PLN memastikan bahwa kebijakan pemadaman listrik bergilir per tiga jam disejumlah wilayah di Aceh, bukan faktor kesengajaan, melainkan keputusan terberat yang harus diambil oleh manajemen untuk menjaga agar tidak terjadi pemadaman yang lebih besar dan lebih luas, ungkap T. Bahrul Halid.

Salah satu alasannya PLN melakukan pemeliharaan terhadap sejumlah pembangkit yang ada di Aceh seperti PLTU Nagan Raya1, dan pembangkit di Sumatera Utara, dilakukan untuk menjaga keandalan listrik menjelang Bulan Suci Ramadhan, T. Bahrul Halid.

“Ini semua dilakukan PLN, agar umat muslim dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk selama Bulan Suci, tanpa adanya gangguan pemadaman,”terangnya.

Sebelumnya PLN Aceh telah menginformasikan kepada masyarakat bahwa sehubungan dengan pemeliharaan pembesaran konduktor Saluran Transmisi, dari Pangkalan Brandan ke Binjai Sumatra Utata, dapat terjadi gangguan PLTMG Arun yang berakibat beban Arun turun pada saat beban puncak menjadi 70 MW.

Maka dengan itu, telah menyebabkan keterbatasan transfer arus listrik dari Sumut, kondisi itu membuat manajemen PLN Aceh dengan sangat terpaksa melakukan pemadamanan bergilir per 3 jam selama 1 periode untuk wilayah Banda Aceh, Aceh Besar, Sigli, Pidie Jaya, Meulaboh, Aceh Jaya , Bireun, Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Timur, Kota Langsa , serta Aceh Tamiang.

Pemadaman dilakukan untuk menaikkan dan mempertahankan tegangan supplay agar tidak terjadi pemadaman yg lebih besar (Blackout).

Tentunya pihak PLN terus berupaya secepat mungkin untuk menormalkan kondisi ini.

“Sekali lagi kami atas nama PLN Aceh memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Semoga sistem kelistrikan Aceh dapat segera pulih kembali.” Mohon T. Bahrul Halid.

Bagaimana Menurut Anda?