Janda Beranak Dua ‘Semprot’ Tim Verifikasi Rumah Irwandi Yusuf

12.498 dibaca
Janada Beranak Dua 'Semprot' Tim Verifikasi Rumah Irwandi Yusuf
Rumah Milim Kak Pulot
 Janada Beranak Dua 'Semprot' Tim Verifikasi Rumah Irwandi Yusuf
Rumah Milim Kak Pulot

BUANAINDONESIA, BANDA ACEH – Tim Ferivikasi bedah rumah, Iswandi Yusuf, Gubernur Aceh Terpilih periode 2017-2022 ‘disemprot’ janda ber anak dua. Yang sering disapa Kak Pulot. Pemilik rumah didekat jembatan Lamnyong, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh. 

Pasalnya Kak Pilot yang keseharian berprofesi sebagai pedagang buah keliling itu tidak mau rumahnya dipoto-poto. Serta hanya dijanjikan akan dibangun. Itu terungkap melalui Postingan Irawansyah, di Facebook Jum ‘at 28 April 2017 lalu.

Dalam Postingan, Irawansyah menuliskan pengalamannya selaku tim verifikasi bedah rumah, saat akan melakukan verifikasi rumah milik Kak Pulot. Padahal, saat dia bergerak menuju rumah tersebut sudah mendapat arahan dari Iswandi Yusuf, Gubernur Aceh Terpilih periode 2017-2022.

Beruntung, setelah mendapat perhatian jelasan dari tim, Kak Pulot akhirnya mau membuka diri, dan menjelaskan panjang lebar tentang pengalamannya selama ini. Termasuk pengalaman pernah dipoto-poto serta diminta data-data. Namun rumah yang dijanjikan akan dibedah, sampai sekarang tidak juga terealisasi.

Berdasarkan penelusuran saat melakukan tanya jawab Tim Bedah rumah Pak Irwandi Yusuf dari wawancara mereka dengan kak Pulot, Kak Pulot tidak memiliki tanah, dan saat ini dirinya menempati tanah tanggul sungai milik pemerintah Kota Banda Aceh, yang dsewaktu waktu akan digusur bila tanah tersebut hendak digunakan oleh Pemerintah.

Kak Pulot berharap ada solusi yang dapat meringankan beban yang saat ini yang dipikulnya semenjak suaminya meninggal pada masa komflik Aceh beberapa tahun silam, dan kak Pulot juga sebelumnya pernah ber Nazar jika Pak Irwandi terpilih sebagai Gubenur Aceh terpilih menjadi Gubenur Aceh maka dirinya akan menyekahkan tiga bungkus nasi, dan kak Pulotpun sudah Tunaikan Nazarnya setelah penetapan Calon terpilih oleh KIP Aceh.

Bagaimana Menurut Anda?